Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Daerah · 22 Apr 2018 20:51 WITA ·

Upai Potensi Pengembangan Agrowisata


Upai Potensi Pengembangan Agrowisata Perbesar

KOTAMOBAGU– Kelurahan Upai, memiliki luas wilayah perkebunan dan pertanian terbesar di Kecamatan Kotamobagu Utara.

Lahan yang subur ini sangat berpotensi untuk  budidaya dan pengembangan beragam jenis tanaman. Baik jenis hortikultura maupun tanaman buah-buahan dan lainnya.

Tak hanya itu, dengan memiliki luas lahan perkebunan dan pertanian kurang lebih 500 hektar ini, sangat berpotensi untuk pengembangan agrowisata di wilayah Kotamobagu.

Dari sejumlah jenis tanaman yang paling dominan ditanam warga saat ini, yakni jenis tanaman kakao dan kelapa. Namun, tak sedikit juga para warga yang berprofesi sebagai petani menanam jagung dan cabe. Selain itu Kelurahan Upai juga memiliki areal persawahan sekira puluhan hektar.

Lurah Upai, Ridwan Mokoagow menjelaskan, sekarang ini perkebunan Upai menjadi salah satu sentra produksi tanaman Kakao di Kotamobagu. Dimana dulunya juga, Upai merupakan penghasil kopi di Kotamobagu.

“Jika dihitung hasil produksi kakao per panen bisa sampai 1-2. Untuk pengembangan agrowisata memang di lokasi perkebunan Upai ini sangat bagus sekali,” ujar Mokogoaw, Minggu (22/4) kemarin.

Ia menjelaskan, akses jalan masuk wilayah perkebunan pun yang menjadi pendukung sudah ada. Sehingga sangat memungkinkan untuk para wisatawan untuk masuk melihat kondisi areal perkebunan dan jenis tanaman warga.

“Jalan perkebunanan sudah tembus hingga ke Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur. Begitu juga dari arah Kelurahan Biga sampai ke perkebunan Upai sudah ada jalan. Sekarang saja mobil bisa masuk hingga ke lokasi kebun,” jelasnya.

Terpisah, Ilham Laoh salah satu petani mengatakan, yang dibutuhkan oleh para petani, tinggal penataan tanaman, pemeliharaan dan pemilihan jenis tanaman yang cocok dengan struktur tanah dan iklim yang ada di lokasi perkebunan Upai.

“Agar hasilnya maksimal butuh dilakukannya pendamping secara rutin kepada para petani. Termasuk memilih jenis tanaman yang baik agar hasil produksinya juga baik. Sehingga nantinya jika menjadi lokasi agrowisata di Kotamobagu hasilnya juga akan baik,” katanya.

Ia berharap, potensi ini bisa dimaksimalkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu untuk menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah.

“Selain menambah PAD, jika nantinya wilayah perkebunan ini akan menjadi lokasi agrowisata, juga akan meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi para petani,” tuturnya.

Diketahui, lokasi perkebunan dan pertanian Kelurahan Upai dari arah barat, berbatasan dengan Kelurahan Kotobangon, arah Timur berbatasan dengan Desa Moyag dan Utara berbatasan dengan gunung Sia. Selain itu hamparannya berbatasan dengan Desa Pontodon dan Desa Pangian. (*/rza)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Iskandar dan Deddy Hadiri Musancab PDI Perjuangan se-BMR, Tegaskan Soliditas Partai Menuju 2029

18 Mei 2026 - 18:58 WITA

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Bupati Iskandar Kamaru Hadiri Rakor KPK dan ATR/BPN

13 Mei 2026 - 11:47 WITA

HK Anggota DPRD Kotamobagu Diperiksa Kasus Dugaan Penipuan Rp300 Juta, Korban Dijanjikan Proyek

12 Mei 2026 - 12:10 WITA

Pemkab Muba Dorong Percepatan Penyelesaian AGHT Tol Trans Sumatera

6 Mei 2026 - 16:08 WITA

Trending di Berita Daerah