Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Bolmong · 10 Mei 2025 16:48 WITA ·

Pemimpin Adalah Teladan, Bupati Yusra Coret Ponakannya dari Peserta Seleksi PPPK, Ini Alasannya!


Pemimpin Adalah Teladan, Bupati Yusra Coret Ponakannya dari Peserta Seleksi PPPK, Ini Alasannya! Perbesar

BOLMONG, kroniktotabuan.com – Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yusra Alhabsyi patut diberi apresiasi atas komitmen dan keteladanan dalam memimpin daerah ini. Tekadnya mengawal seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang sesuai dengan prinsip keadilan,ia tunjukan.

Yusra ingin seluruh peserta seleksi PPPK Bolmong yang sedang berlangsung adalah tenaga honorer yang benar-benar sudah mengabdi dan memenuhi persyaratan. Yusra mengawal dan berjanji tak akan memberi ampun bagi siapa saja yang melakukan manipulasi data untuk kepentingan seleksi PPPK ini.

Peserta tak penuhi syarat tapi diloloskan dengan bantuan oknum tertentu, ia janji akan dicoret. Sedangkan pihak termasuk pejabat yang membantu, tak akan luput dari sanksi termasuk ke ranah hukum jika ada potensi penyalahgunaan jabatan termausk praktik suap.

Bupati Yusra tak sedang main-main. Bahkan keponakan sendiri, telah ia coret dari daftar peserta seleksi PPPK karena ia dapati belum genap dua tahun menjadi honorer.

“Ponakan saya saja, saya coret. Karena saya tahu persis, ponakan saya itu belum genap dua tahun menjadi honorer,” ungkap Yusra baru-baru ini kepada wartawan.

Proses seleksi PPPK Bolmong harus ditertibkan sesuai syarat yang berlaku demi keadilan bagi semua tenaga honorer yang sudah mengabdi sejak lama di daerah ini. Yusra membayangkan, bagaimana kecewanya tenaga honorer yang mengabdi tetapi kalah saing dengan mereka yang tiba-tiba muncul karena adanya orang dalam.

“Coba bayangkan ada yang sudah bertahun tahun mengabdi sebagai honorer. Tapi bisa kalah dengan mereka yang baru enam bulan sebagai honorer. Nah, praktik semacam ini harus kita tertibkan,” tegasnya.

Seperti diketahui bahwa isu honorer bodong memantik perhatian serius Bupati Yusra semenjak dilantik pada 20 Februari 2025 lalu. Sejak awal ia sudah menerima banyak laporan bahwa banyak honorer bodong yang diberi ruang oleh oknum tertentu agar bisa ikut seleksi PPPK.

Junaidi Makalalag, salah satu warga Kecamatan Lolayan, mengapresiasi sikap tegas Bupati Yusra dalam mengawal proses seleksi PPPK Bolmong yang saat ini sedang berlangsung.

“Bupati Yusra Alhabsyi memberi keteladanan bagaimana seorang pemimpin harus adil. Saya salut, semoga makin banyak pejabat berintegritas di daerah ini, sebab pemimpin sudah memberi keteladanan,” ucapnya.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Iskandar dan Deddy Hadiri Musancab PDI Perjuangan se-BMR, Tegaskan Soliditas Partai Menuju 2029

18 Mei 2026 - 18:58 WITA

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Bupati Iskandar Kamaru Hadiri Rakor KPK dan ATR/BPN

13 Mei 2026 - 11:47 WITA

HK Anggota DPRD Kotamobagu Diperiksa Kasus Dugaan Penipuan Rp300 Juta, Korban Dijanjikan Proyek

12 Mei 2026 - 12:10 WITA

Pemkab Muba Dorong Percepatan Penyelesaian AGHT Tol Trans Sumatera

6 Mei 2026 - 16:08 WITA

Trending di Berita Daerah