Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Kotamobagu · 20 Apr 2020 14:01 WITA ·

Pemkot Kotamobagu Bingung Anggaran Apalagi yang Digeser untuk Bantu Warga


Pemkot Kotamobagu Bingung Anggaran Apalagi yang Digeser untuk Bantu Warga Perbesar

KOTAMOBAGU- Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu sejak pekan lalu sudah menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga kurang mampu.

Sekira 5.400 warga yang tidak masuk penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) diberikan bantuan.

Pemberian bantuan merupakan salah satu upaya pemerintah membantu masyarakat selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Namun, Pemkot Kotamobagu kini sedang kelimpungan untuk mengalokasikan lagi dana untuk persiapan penyaluran bantuan di bulan berikut.

Pasalnya, bantuan sembako yang sudah dibagikan tersebut, hanya untuk kebutuhan 17-18 hari. Artinya tidak cukup untuk kebutuhan satu bulan.

Sementara, sesuai instruksi pemerintah pusat untuk anggaran jaring pengaman sosial, paling kurang dialokasikan kebutuhan anggaran sampai 3 bulan mendatang untuk bantuan pangan kepada warga.

Informasi dari sumber resmi Kronik Totabuan, Walikota Kotamobagu sampai bingung harus menggeser kegiatan mana lagi untuk memenuhi kebutuhan anggaran tersebut.

“Siang ini akan rapat lagi antara walikota dan semua SKPD di rumah dinas membahas kegiatan anggaran yang akan digeser lagi untuk penanganan Covid-19. Terutama itu soal anggaran untuk bantuan kepada masyarakat,” ungkap sumber, Senin (20/4/2020).

Jika pandemi Covid-19 masih berlangsung lama, Walikota Tatong Bara harus bersedia menggeser beberapa kegiatan fisik, termasuk kegiatan yang melekat kepada dirinya untuk penanganan dampak ini. Seperti perjalanan dinas, makan minum di rumah dinas, serta beberapa kegiatan pengadaan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sande Dodo, pekan lalu membenarkan bahwa persediaan 135 ton cadangan beras pemerintah mampu memenuhi kebutuhan selama 17 hari.

“Jika Covid-19 ini masih berlangsung lama, cadangan beras kita tidak akan cukup. Sudah tentu harus ada penambahan stok lagi. Dan harus ada pergeseran anggaran lagi,” kata Sande. (nza)

Facebook Comments Box
Baca Juga  Bolsel Tidak Ada Lagi Pasien Covid-19
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkot Kotamobagu Dukung Pengembangan Kopi Street Katege Moon

30 April 2026 - 14:15 WITA

Ketua TP PKK Kotamobagu Kenakan Kain Lukis Khas Sulut pada Peringatan Hari Kartini

30 April 2026 - 14:12 WITA

Asisten III Pemkot Kotamobagu Buka Turnamen Sepak Bola Matali Cup V 2026

29 April 2026 - 14:06 WITA

Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Kotamobagu Pantau Pelayanan di Desa Kobo Kecil

29 April 2026 - 14:04 WITA

Wali Kota Kotamobagu Terima Kunjungan BPOM Bahas Pembentukan Kantor Operasional

29 April 2026 - 14:01 WITA

Pemkot Kotamobagu Gelar Upacara Hari Kartini dan Hari Otda 2026

29 April 2026 - 13:58 WITA

Trending di Berita Daerah