
Wawali Rendy Hadiri Penutupan PENAS XVII, Tegaskan Komitmen Majukan Pertanian dan Perikanan Kotamobagu
GORONTALO – Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, menghadiri penutupan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Provinsi Gorontalo yang secara resmi ditutup oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya memperkuat sektor pertanian dan perikanan sebagai fondasi pembangunan nasional. Menurutnya, pembangunan harus dimulai dari penguatan masyarakat di tingkat akar rumput, dengan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) memegang peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Memperkuat rakyat dari bawah, dan KTNA adalah kunci dari semuanya,” tegas Presiden.
Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petani dan nelayan yang telah berpartisipasi dalam PENAS XVII. Menurutnya, mereka memiliki kontribusi besar dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menggerakkan perekonomian nasional.
Selain itu, Presiden memberikan penghargaan kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang terus bersinergi dalam mendukung pembangunan sektor pertanian, perikanan, dan pangan.
“Terima kasih atas kerja keras Anda semua. Petani dan nelayan telah membuktikan bahwa merekalah tulang punggung Republik Indonesia,” ujar Prabowo.
Menanggapi arahan Presiden, Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kotamobagu untuk terus memperkuat pembangunan sektor pertanian dan perikanan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Rendy, berbagai inovasi, teknologi, dan pengalaman yang diperoleh selama pelaksanaan PENAS XVII dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kota Kotamobagu dalam menyusun program pemberdayaan petani dan nelayan.
“Kegiatan seperti PENAS menjadi sarana yang sangat baik untuk bertukar pengetahuan, membangun jejaring, dan menyerap inovasi yang dapat diterapkan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Penutupan PENAS XVII turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, pimpinan kementerian, unsur TNI-Polri, kepala daerah, serta ribuan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.***