Headline News

Boltim Zona Merah, Jumlah ASN Masuk Kantor Dibatasi

Boltim Zona Merah, Jumlah ASN Masuk Kantor Dibatasi
Instruksi Bupati Boltim Sehan Landjar soal pembatasan jumlah ASN yang masuk kantor.

BOLTIM–  Status Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) masuk zona merah penyebaran Covid-19, sehingga aktivitas masyarakat termasuk ASN masuk kantor dibatasi pula.

Pembatasan ASN yang masuk kantor diatur dalam Instruksi Bupati Boltim Nomor: B.03/BMT/154/XII/2019 Tentang Sistem Kerja ASN di Lingkungan Pemkab Boltim Dalam Rangka Penetapan Zona Merah di Wilayah Kabupaten Boltim.

Instruksi yang diteken Bupati Boltim Sehan Landjar ditunjukkan kepada seluruh kepala SKPD. Isinya ada enam poin.

  • Masing-masing kepala SKPD mengatur jumlah pegawai yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor (Work from Office) paling banyak 25% pada setiap unit kerja
  • Agar pegawai yang melaksanakan kerja dari rumah (Work from Home) wajib melaporkan secara berkala hasil pelaksanaan tugas
  • Pembagian jam kerja diatur dalam keputusan kepala SKPD
  • Kepala SKPD wajib melaporkan daftar pembagian pegawai yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor ataupun di rumah kepada Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia
  • Kehadiran ASN dibuktikan melalui absen manual pada masing-masing satuan kerja
  • Menerapkan perilaku bersih dan sehat serta selalu menaati protokol kesehatan

Instruksi ini berlaku mulai 28 Desember 2020. Tetapi belum ditegaskan sampai kapan instruksi ini berlaku.

Seperti diketahui, peningkatan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Boltim terus meningkat. Sejak 18 Desmeber 2020, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat sudah memasukkan Boltim pada zona merah atau risiko tinggi penyebaran virus tersebut. (*)

To Top