Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Hiburan · 27 Okt 2016 11:51 WITA ·

Makan Jangan Asal Kenyang, Ketahui Dulu Nutrisinya


Makan Jangan Asal Kenyang, Ketahui Dulu Nutrisinya Perbesar

ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA- Margaret Chan, Direktur Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO), pada World Health Assembly 2014 menyampaikan bahwa hari ini berbagai produk makanan melalui proses distribusi lintas negara.

Karena perjalanan panjang itu, konsumen diminta teliti terhadap asupan makanan serta tidak sembarangan dalam proses memasaknya. Pasalnya, perjalanan bahan makanan untuk sampai di piring saji memiliki risiko besar terkontaminasi virus dan terpapar senyawa kimia. Hal ini berlaku baik pada makanan tradisional di pasar atau hasil olahan industri.

Buah atau sayuran boleh jadi masih mengandung residu pestisida, sedangkan daging hewan dapat terkena bakteri salmonela. Keduanya membutuhkan cara pengolahan tertentu hingga matang agar zat pencemar benar-benar hilang. Dilansir Kompas.com pada 2015, terdapat sekitar 200 kejadian luar biasa keracunan makanan di Indonesia setiap tahun. Penyakit yang paling sering diderita adalah diare, tifus, dan disentri.

Nutrisi

Selain cermat dalam pengolahan, konsumen sebaiknya juga memperhatikan asupan gizi mereka. Makan sebaiknya tidak sekadar kenyang, tetapi juga memenuhi kebutuhan nutrisi dan menjaga kesehatan tubuh. Piring sajian sebaiknya diisi dengan asupan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral seimbang. Sayur dan buah disarankan menjadi porsi terbesar atau sepertiga bagian piring dalam satu kali makan.

Setiap penyajian, konsumen juga sebaiknya memperhatikan kandungan gula. Makanan dan minuman bergula cenderung mengandung lebih banyak kalori yang mengakibatkan pada kegemukan dan kerusakan gigi.

Tak hanya itu, asupan garam pun hendaknya dikurangi. Terlalu banyak garam berpotensi meningkatkan tekanan daran tinggi dan dapat menyebabkan penyakit jantung atau stroke. Kedua kandungan di atas sering kali tanpa sadar dikonsumsi melalu makanan kemasan. Maka dari itu, konsumen pun layak hati-hati memilih bahan makanan cepat saji.

Label makanan pun patut diperiksa sebelum membeli. Lebih baik lagi bila makanan kemasan tidak mengandung penguat rasa.  Makanan kemasan sehat yang dapat Anda pilih, salah satunya Bakmi Mewah. Makanan ini dilengkapi dengan ayam dan jamur asli sebagai pelengkap nutrisi. Karena sifatnya yang cepat saji, bakmi dapat diproses hanya dalam waktu tiga menit. Varian ini pun dapat menjadi alternatif asupan sehat ketika sedang tidak sempat memasak. Ujaran lama mengatakan, mencegah lebih baik daripada mengobati. Hal itu pun berlaku pada pemilihan asupan makanan agar penyakit tidak menghampiri. (kmp/zha)

Sumber: kompas.com

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Diduga Difoto Tanpa Busana, Peserta Miss Universe Indonesia 2023 Lapor Polisi

8 Agustus 2023 - 14:13 WITA

Jadi Biang Dehidrasi, Hindari Konsumsi Jenis Makanan Ini Saat Cuaca Panas

29 April 2023 - 08:59 WITA

Rasa Asin di Gigi Bisa Membatalkan Puasa? Buya Yahya Jelaskan Hal Ini Menurut Hukum Islam

1 April 2023 - 10:47 WITA

Apakah Sah Wudhu dalam Keadaan Tanpa Busana di Kamar Mandi? Buya Yahya Beri Penjelasan Begini

1 April 2023 - 10:40 WITA

Apakah Sah Pasangan Suami Istri Mandi Junub di Hotel? Ternyata Ini Penjelasan Gus Baha

30 Maret 2023 - 10:01 WITA

Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini Saat Sahur! Jalani Ibadah Puasa Penuh Energi

29 Maret 2023 - 08:48 WITA

Trending di Berita Daerah