KRONIK TOTABUAN – Jepang dan Korea Selatan seolah menjadi mimpi buruk bagi Timnas Jerman di Piala Dunia.
Kedua tim Asia ini sama-sama menjadi sandungan bagi salah satu raksasa sepakbola dunia, Jerman di turnamen empat tahunan.
Korea Selatan membuat Timnas Jerman gagal lolos ke fase 16 besar pada Piala Dunia 2018 lalu di Rusia.
Saat itu Korea Selatan yang dilatih Shin Tae Yong pelatih Indonesia saat ini sukses mengalahkan Jerman dengan skor 2-0.
Dengan kekalahan itu Jerman di Piala Dunia 2018 hanya menjadi juru kunci grup F.
Padahal Jerman kala itu datang ke Rusia dengan status juara Piala Dunia 2014.
Karena kekalahan itu, pelatih Jerman Joachim Loew langsung mengundurkan diri.
Piala Dunia 2022 di Qatar, Jerman tergabung di grup E bersama Spanyol, Kostarika dan Jepang.
Sejatinya Jerman dan Spanyol diunggulkan lolos dari grup ini.
Tetapi ternyata Jepang hadir menjadi mimpi buruk bagi Jerman.
Jepang sukses mengalahkan Jerman 2-1 di laga pembuka grup.
Setelah imbang dengan Spanyol di laga kedua, harapan lolos bagi Jerman sangat besar.
Lantarannya, Jepang akan bersua Spanyol. Sedangkan Jerman bertemu Kostarika.
Di atas kertas Jepang akan dikalahkan Spanyol.
Tetapi laga pada Jumat (2/12/2022) dini hari yang digelar bersamaan, berbeda.
Jepang berhasil kalahkan Spanyol 2-1 sehingga membuat kemenangan Jerman 4-2 atas Kostarika tak bermakna apa-apa selain kegagalan lolos babak 15 besar.
Jepang keluar sebagai juara grup E dengan 6 poin dan Spanyol runner-up dengan poin 4 sama seperti Jerman. Spanyol menang produktivitas gol.
Korea Selatan dan Jepang benar-benar menjadi mimpi buruk Jerman. (Rensa)