Sepanjang 2022 DP3A Boltim Tangani 52 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

KRONIK TOTABUAN – Tahun 2022 ini kasus kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengalami peningkatan, serta sudah ada 52 kasus yang dilaporkan ke UPTD PPA Kabupaten Boltim.

Hal ini sebagaimana diungkapkan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Boltim, Ikhsan Pangalima, Senin, 8 Agustus 2022.

“Untuk tahun 2022 ini, terjadi peningkatan kasus kekerasan perempuan dan anak, tercatat sudah ada 52 kasus, yang masuk di pihaknya,” ungkap Ikhsan.

Baca Juga: Bulan Ini 79 Sangadi di Boltim Bakal Berangkat Studi Tiru di Bandung dan Lombok

Ikhsan mengatakan bahwa hal ini meningkat hampir 2 kali lipat dari tahun sebelumnya yakni 25 kasus di tahun 2021.

“Saat inipihak kami terus memberikan pemahaman kepada masyarakat, terkait hukum dan resiko adanya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Serta kami mengimbau agar masyarakat mewaspadai adanya kasus kekerasan terhadap anak perempuan,” lanjutnya.

Dirinya mengtakan bahwa pihaknya juga akan menempuh jalur hukum guna memberikan efek jera bagi para pelaku kekerasan.

“Kasus-kasus yang ada harus di proses sesuai hukum yang berlaku agar menjadi perhatian bahwa kasus kekerasan seperti ini adalah pelanggaran dengan konsekuensi hukum yang harus dipertanggung jawabkan,” pungkasnya.(Retho Bambuena)

Berita Terpopuler