Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Bolmong · 1 Jan 2018 11:10 WITA ·

Warga Tanoyan Utara Pilih Meriam Bambu di Malam Pergantian Tahun


Warga Tanoyan Utara Pilih Meriam Bambu di Malam Pergantian Tahun Perbesar

Haykal Damogalad memainkan meriam bambu.

BOLMONG– Saat ini sebagian besar orang merayakan malam pergantian tahun dengan kembang api. Tapi itu tidak berlaku bagi sejumlah warga di Desa Tanoyan Utara, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Di desa tersebut, permainan tradisional meriam bambu tetap digunakan. Warga desa beralasan, permainan tradisional ini harus selalu dijaga dan dilestarikan sebagai warisan leluhur yang tidak boleh hilang ditelan zaman.

Haykal Damogalad, salah satu warga dalam akun Facebook miliknya mengunggah foto sedang bermain meriam bambu pada malam pergantian tahun tadi malam.

“Lestarikan budaya yang sudah lama ditinggalkan,” tulis Haykal dalam keterangan foto yang dia unggah.

Unggahan itu mendapat tanggapan positif netizen. Bahkan ada yang kembali membagikan unggahan Haykal tersebut.

“Mantap! Meski sudah zaman now tapi tetap pakai meriam bambu. Jadi ingat masa kecil dulu,” tulis Randi Mamonto, salah satu netizen.

Meriam bambu ini adalah alat permainan tradisional yang mulai ditinggalkan warga. Dulunya permainan ini paling dipilih saat malam pergantian tahun dan saat ramadan.

Mainan meriam bambu sudah sangat jarang dimainkan atau ditemui di Kotamobagu.  Namun di Bolmong terutama Desa Tanoyan Utara, mainan ini masih populer.

Bahan dan alat yang diperlukan untuk membuat meriam bambu yakni, bambu seukuran 1 meter setengah, gergaji, linggis atau kayu yang ditajamkan ujungnya untuk membobol ruas bagian dalam, bor dengan mata 15 mm atau pahat ½ inch untuk membuat lubang pada bagian ruas bawah.

Sedangkan bahan dan alat yang diperlukan sebelum memainkanya yaitu, minyak tanah sebagai bahan bakar, corong untuk memasukkan minyak tanah, lampu minyak dari botol bekas atau lilin sebagai sumber api, bilah pemicu berupa potongan kayu kecil dan korek api. (ahr)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tabligh Akbar Satu Dekade PISB Bolsel, UAS: Layak Dicontoh Daerah Lain di Indonesia

24 Mei 2026 - 11:26 WITA

Iskandar dan Deddy Hadiri Musancab PDI Perjuangan se-BMR, Tegaskan Soliditas Partai Menuju 2029

18 Mei 2026 - 18:58 WITA

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Bupati Iskandar Kamaru Hadiri Rakor KPK dan ATR/BPN

13 Mei 2026 - 11:47 WITA

HK Anggota DPRD Kotamobagu Diperiksa Kasus Dugaan Penipuan Rp300 Juta, Korban Dijanjikan Proyek

12 Mei 2026 - 12:10 WITA

Trending di Berita Daerah