Breaking News

Joki Program Prakerja Bisa Dipolisikan

Joki Program Prakerja Bisa Dipolisikan

JAKARTA – Oknum joki Kartu Prakerja bisa dilaporkan ke pihak berwajib dengan catatan, praktik joki tersebut mengandung unsur penipuan yakni dalam bentuk iming-iming lolos seleksi Kartu Prakerja.

Head of Legal Kartu Prakerja Gabriel Mukuan memastikan iming-iming lolos seleksi Kartu Prakerja tersebut dipastikan sebagai bentuk penipuan.

Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Head of Legal Kartu Prakerja Gabriel Mukuan, dirinya mengatakan bahwa hal seperti ini tidak bisa ditolerir dan bisa dipolisikan.

Baca Juga: Survey Microsoft Warga Indonesia Paling Tidak Sopan, Begini Reaksi Netizen

“Dalam hal sudah ada peserta yang terbujuk, kemudian joki bilang dia bisa menjamin calon peserta untuk menjadi penerima Prakerja, saat itu juga ada unsur penipuan, barulah kami bisa melaporkan,” ujar Gabriel.

Tetapi dirinya juga mengatakan apabila praktik joki tersebut tidak menimbulkan kerugian, maka tidak bisa dilaporkan kepada pihak berwajib.

“Kami getol untuk mengedukasi masyarakat bahwa tidak ada yang bisa menjamin orang untuk menjadi peserta atau lolos menjadi penerima program Kartu Prakerja,” ujarnya.

Baca Juga: Pemerintah Segera Buka Program Prakerja Gelombang 12

Pihaknya juga mengatakan bahwa selain joki, ada juga laman website Kartu Prakerja palsu yang merugikan calon peserta bisa ditindak oleh polisi.

“Saat yang sama kami infokan ke Bareskrim dan Baintelkam (Badan Intelijen Keamanan Polri) untuk dijadikan mereka sebagai bahan karena ada beberapa akun website yang sudah merugikan orang dan sudah kami laporkan,” ungkapnya.

Dirinya juga mengimbau calon peserta Kartu Prakerja yang dirugikan oleh joki dan website palsu untuk melaporkan kejadian tersebut kepada PMO hingga selanjutnya, PMO akan meneruskan laporan itu kepada aparat penegak hukum.

“Masyarakat bisa juga melaporkan langsung ke polisi. Bukti lapor tersebut bisa juga disampaikan ke kami untuk kami bantu tindak lanjuti,” pungkasnya.(tim)

To Top