Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Nasional · 11 Jun 2020 10:15 WITA ·

Ini Alasan Mahfud Md Undang Buruh Bahas RUU Cipta Kerja


Ini Alasan Mahfud Md Undang Buruh Bahas RUU Cipta Kerja Perbesar

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum, dan Keamanan Mahfud Md mengundang para pimpinan serikat pekerja atau serikat buruh untuk berdialog di kantornya, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Juni 2020. Undangan itu membahas masukan terkait RUU Cipta Kerja.

“Pertemuan ini agar kita bisa saling bertukar pikiran mengenai Omnibuslaw tenaga kerja. Dengan keyakinan bahwa dengan pikiran yang sama untuk dapat meningkatkan martabat dan kesejahteraan tenaga kerja,” ujar Mahfud dalam keterangan tertulis, Rabu (10/6.

Pertemuan ini dihadiri oleh para tokoh serikat pekerja. Antara lain, Andi Gena Nuna Wea presiden KSPSI, Said Iqbal Ketua KSPI, Elly Rosita ketua KSBSI, dan beberapa toloh serikat pekerja lainnya.

Dari pihak pemerintah selain Mahfud sebagai tuan rumah, hadir juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah, dan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko.

Pada pertemuan ini, para pimpinan organisasi buruh berharap agar pembahasan dilakukan secara intens dan detail, agar masukan buruh pada RUU Cipta Kerja sungguh-sungguh bisa terpenuhi. Usulan itu antara lain membantuk semacam tim teknis yang melibatkan sejumlah pihak.

Presiden KSPI Andi Gani Nena Wea berharap pemerintah, pengusaha dan serikut buruh bisa duduk bersama untuk membahas mengenai masalah ketenagakerjaan agar terbentuk kesepahaman bersama.

“Kami berharap agar bisa dibentuk tim teknis segera, tim teknis yang isinya tripartif, ada serikat buruh, ada Kadin dan juga ada pemerintah yang duduk bersama dan bicara bersama,” kata Andi.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan tantangan ke depan adalah perubahan pola hubungan kerja dan ternyata ini terjadi saat pandemi.

Agar semua serikat pekerja terwakili dalam menyampaikan masukan, Mahfud mengatakan akan ada dua sesi dialog, yakni sesi siang dan malam. Sesi siang dihadiri oleh 9 organisasi atau serikat pekerja, malam harinya melibatkan tujuh serikat pekerja dan buruh.

Dialog hari ini adalah pertemuan ketiga yang diinisiasi oleh Mahfud Md. Sebelumnya, pada bulan Maret dan April lalu sudah dilakukan pertemuan dengan perwakilan serikat pekerja dengan jumlah yang masih terbatas.(*)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Imbau Masyarakat Gunakan LPG Secara Bijak dan Efisien

6 April 2026 - 15:15 WITA

Kemnaker Buka Lagi Pembinaan K3 Gratis untuk 2.100 Peserta, Lihat Jadwal dan Syarat di Sini!

6 April 2026 - 10:57 WITA

Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Pertamina Jamin Pasokan di Sulawesi Aman

2 April 2026 - 11:29 WITA

Pertamina Berangkatkan 125 Pemudik dari Makassar

17 Maret 2026 - 11:37 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Bentuk Satgas Energi Ramadan

9 Maret 2026 - 12:09 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran THR ASN, Ini Jadwalnya!

23 Februari 2026 - 12:05 WITA

Trending di Berita Ekonomi