KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Pertanian tengah mempersiapkan program bantuan bagi kelompok tani kakao dan jagung yang tersebar di empat kecamatan.
Program tersebut menyasar 21 kelompok tani kakao dan 56 kelompok tani jagung sebagai upaya meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani.
Kepala Dinas Pertanian Kotamobagu, Piter Suli, mengatakan seluruh proposal bantuan telah diajukan ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan saat ini tinggal menunggu jadwal penyaluran.
“Proposal sudah kami sampaikan ke Kementerian Pertanian, dan kini tinggal menunggu waktu penyerahannya,” ujar Piter, Senin (20/4/2026).
Ia menjelaskan, bantuan tersebut mencakup pengembangan lahan kakao seluas 100 hektare dan budidaya jagung seluas 288 hektare.
“Tujuan utama dari usulan bantuan ini untuk meningkatkan taraf perekonomian para petani,” tambahnya.
Program tersebut mendapat apresiasi dari para petani. Salah satu petani kakao menilai komoditas cokelat memiliki prospek menjanjikan karena permintaan pasar yang tinggi dengan harga jual mencapai sekitar Rp50 ribu per kilogram.
Sementara petani jagung berharap bantuan pemerintah pusat segera direalisasikan agar produksi pertanian dan pendapatan petani semakin meningkat.
Pemkot Kotamobagu berharap program bantuan tersebut dapat mendorong perkembangan sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat. (ewin)











