Kecamatan Lolayan Titik Terakhir Safari Ramadhan Pemkab Bolmong

Safari Ramadhan Pemkab Bolmong di Kecamatan Lolayan. (Foto: Istimewa/Kominfo Bolmong)

KRONIK TOTABUAN – Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) tahun 2022 berakhir di Kecamatan Lolayan, Selasa (26/4/2022).

15 kecamatan sudah dikunjungi rombongan Pemkab Bolmong dipimpin langsung Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow bersama Wakil Bupati Yanny Ronny Tuuk, Sekda Tahlis Gallang, serta jajaran Kepala SKPD.

Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan pun, merupakan titik terakhir pelaksanaan safari ramadhan setelah sebelumnya kegiatan yang sama juga digelar di 14 desa di kecamatan lainnya. Masing-masing di Desa Pangian Timur, Bilalang III, Bulud, Komangaan, Nonapan Baru, Bolaang I, Ayong, Sauk, Dumoga II, Toruakat, Toraut Induk, Kosio Induk, Mopuya Selatan, dan Ikuna.

Baca Juga: Yasti Ingin Maju DPR RI, Golkar dan PKS Bolmong Mau Lanjutkan 2 Periode

Bupati Yasti dalam setiap kunjungannya kerap mengatakan, atas nama pemerintah kabupaten (Pemkab) Bolmong mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa 1443 Hijriah kepada seluruh umat muslim di Kabupaten Bolmong,

“Semoga dalam menjalankan puasa ini, kita semua diberikan kemudahan oleh Allah SWT, sampai akhir puasa 1443 hijriah nanti dalam keadaan sehat,” ucap Yasti saat sambutannya.

Yasti juga tak henti-hentinya mengungkapkan rasa kerinduannya kepada masyarakat apalagi di momen bulan ramadhan.

Hampir dua tahun belakangan, ia mengakui, dirinya selaku pemimpin daerah, nyaris tidak pernah bersilaturahmi tatap muka dengan masyarakat, bahkan pandemi covid-19 tersebut juga turut meniadakan agenda-agenda penting Pemkab Bolmong untuk bersilaturahmi langsung dengan masyarakat.

Baca Juga: Perusahaan Wajib Bayar THR, Disnakertrans Bolmong Buka Posko Satgas

“Sesungguhnya saya rindu dengan masyarakat, terlebih hampir dua tahun belakangan Pemkab Bolmong dan masyarakat tidak boleh melakukan kegiatan-kegiatan silaturahmi karena terhalang masih adanya pandemi covid-19. Namun begitulah, kita juga selaku masyarakat harus mengikuti kebijakan pemerintah agar tidak berkerumun supaya terhindar dari covid-19,” kata Yasti

Yasti mengungkapkan secara langsung alasan dirinya selaku pemerintah memberanikan diri untuk bertemu dengan masyarakat dengan melakukan safari ramadhan, karena jumlah penduduk yang sudah divaksin di Bolmong sudah berada di atas 70 persen.

“Kita juga sudah mulai dengan kehidupan baru atau New Normal dan sudah berdamai dengan covid-19, karena rata-rata masyarakat kita sudah mendapatkan vaksinasi. Namun kendati demikian kita juga tak boleh abai dan terus menerapkan protokol kesehatan,” terang Yasti.

Dirinya mengajak kepada masyarakat agar terus mengikuti kebijakan pemerintah untuk turut mensukseskan program vaksinasi pemerintah guna menekan angka penyebaran covid-19.

Yasti juga menyampaikan permohonan maaf jika selama dirinya menjabat memimpin daerah bersama Wakil Bupati (Wabup) Yanny Ronny Tuuk ada kesalahan kata, dan tindakan serta sikap bahkan janji yang belum terselesaikan.

“Jabatan kami akan berakhir pada 22 Mei 2022, sekali lagi kami memohon maaf jika ada salah kurang disengaja oleh kami,” tuturnya.

Jelas Yasti, terkait beberapa janji yang belum terealisasi di penghujung masa kepemimpinannya dikarenakan pada tahun 2020 hampir seluruh penjuru tanah air mengalami dampak Pandemi Covid-19, yang mengakibatkan anggaran dipotong oleh pemerintah pusat sebesar Rp 200 Miliar.

“Tahun 2021 anggaran kita juga dipotong Rp.160 Miliar dialihkan untuk penanganan pandemi covid-19, sementara sisanya digunakan untuk bantuan sosial dikarenakan masyarakat tak diperkenankan untuk keluar rumah. hampir 60 persen di APBD kita yang dipotong itu adalah anggaran pembangunan infrastruktur dasar. Jika saja tidak ada Pandemi Covid-19, saya optimis janji kami akan terealisasi seutuhnya,” terang Yasti.

Namun begitu kata Yasti, dirinya akan terus mengawal proses pembangunan Kawasan Industri Mongondow (Kimong), walaupun dirinya bukan lagi Bupati Bolmong.

Dalam setiap kesempatannya Yasti memang sudah secara terang-terangan mengungkapkan dirinya tidak akan melanjutkan periode masa jabatannya sebagai Bupati Bolmong kedepan.

Menurut Yasti, kehadiran Kimong di tanah totabuan begitu penting bagi masyarakat Bolaang Mongondow Raya (BMR) umumnya, dan masyarakat Kabupaten Bolmong khususnya.

“Kendati sudah bukan Bupati lagi, saya berjanji akan terus mengawal insyallah untuk Kimong harus dibangun cepat di Kecamatan Lolak,” kata Yasti.

Selain itu, Yasti juga mengungkapkan akan membangun komitmen dengan Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Bolmong agar berupaya menunjang SDM masyarakat Bolmong agar saat Kimong sudah 100 persen nanti masyarakat BMR sudah siap.

“Jadi PR besar untuk pejabat baru yakni harus memaksimalkan proses pembangunan Kimong ini, karena selain PAD kita akan bertambah, UMKM juga akan semakin berjalan dengan maksimal. Sementara untuk menunjang SDM kita nantinya ada pelatihan khusus dari PT. Kimong, khusus untuk anak daerah, dan itu saya sudah bicarakan kemudian pihak investor mengiyakan,” jelas Yasti.

Di kesempatan itu, Yasti juga meminta support penuh dari masyarakat Kabupaten Bolmong agar pembangunan Kimong bisa berjalan sesuai harapan.

“Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh pihak, insyallah ini bisa terealisasi lebih cepat dan sesuai harapan. Karena, Kimong ini bakal menyerap kurang lebih 33 ribu tenaga kerja, dan insyallah anak-anak kita nanti yang akan bekerja di Kimong tersebut,” tandas Yasti.

Sampai dengan saat ini pun kata Yasti, pihaknya selaku Pemerintah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait percepatan pembangunan Kimong.

Ada 5 Kementrian yang ditugaskan untuk mengawal pembangunan Kimong tersebut, diantaranya, Kementrian BKPN, Kementrian Perindustrian, Kementrian Perdagangan, Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup dan Kementrian ATR/BPN.

“Jadi insyallah paling lmbat awal Mei 2022, semua perizinan sudah bisa selesai,” jelas Yasti.

Perlu diketahui, Kimong akan segera dibangun tahun 2022 ini dengan total investasinya pun tak tanggung-tanggung, kurang lebih 10 Miliar US Dollar.

Di beberapa kesempatannya Yasti juga kerap kali membeber, di tahun 2022 ini akan dilaksanakan Groundbreaking, dimana, ada satu tenant yang total nilai investasinya berjumlah 2,7 Miliar US Dollar atau setara dengan Rp.40 Triliun yang akan ditanamkan di Kabupaten Bolmong. (*)

Berita Terpopuler