Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Daerah · 16 Jun 2017 08:25 WITA ·

Satpol PP dan Warga Gogagoman Bentrok


Warga Gogagoman menghalau Satpol PP. Perbesar

Warga Gogagoman menghalau Satpol PP.

Warga Gogagoman menghalau Satpol PP.

 

KOTAMOBAGU– Upaya Satpol PP Kotamobagu membongkar kanopi Pasar Senggol yang didirikan pemuda dan warga Gogagoman di Jalan Bogani dan Bolian, kompleks Pasar 23 Maret, gagal. Puluhan personil Satpol PP yang diterjunkan ke lokasi tak mampu berbuat apa- apa saat diadang ratusan pemuda dan warga Gogagoman.

Pembongkaran yang sedianya dilakukan Jumat (16/6), sekira pukul 14.30 Wita tadi, terpaksa tidak dapat dilakukan. Bentrokan sempat terjadi saat Satpol PP dikomando langsung Kasat Pol PP Sahaya Mokoginta mencoba memaksa melakukan pembongkaran.

Pemuda dan masyarakat Gogagoman tak diam. Mereka berhasil memukul mundur Satpol PP. Untungnya aparat kepolisian meski kalah jumlah, namun berhasil menengahi dan meminta pemuda serta masyarakat Gogagoman mundur. Demikian juga dengan Satpol PP diminta mundur meninggalkan jalan Bolian.

“Satpol PP bertugas atas perintah aturan dan pimpinan. Begitu juga dengan polisi. Sedangkan masyarakat, melakukan ini karena kebutuhan. Masyarakat butuh makan dan cari rezeki di sini. Sehingga itu, lebih baik kita cari solusi terbaiknya. Kita semua di sini bersaudara, janganlah kita saling berkelahi atau bentrok di sini,” kata Kapolsek urban Kotamobagu Kompol Ruswan Buntuan, saat menengahi massa pemuda dan warga Gogagoman serta Satpol PP.

Mendengar imbauan dari Kapolsek Kotamobagu tersebut, warga dan pemuda Gogagoman mundur. Satpol PP juga langsung menarik diri. Rencananya segera dilakukan pertemuan lagi antara perwakilan warga dan pedagang, serta Pemkot Kotamobagu untuk mencari solusi agar tidak timbul korban akibat polemik Pasar Senggol ini.

“Kami harap pemerintah undanglah warga, kita duduk bersama. Kami ingin tahu langsung, apa alasan dilarang dan tidak diizikan mendirikan Pasar Senggol. Jangan langsung bawa pasukan, karena itu memicu amarah warga. Intinya kami hanya mau mencari nafkah lewat Pasar Senggol. Masa pemerintah tidak sayang dengan warganya. DPRD Kotamobagu sudah keluarkan rekomendasi agar pemerintah mengizinkan,” kata Ketua Pemuda Gogagoman Lendy Mokodompit.

Baca Juga  Pisang Coklat Keju Mozarela Buatan Inar Banyak Diminati Anak Muda

Hingga berita ini ditayangkan, Satpol PP sudah meninggalkan lokasi. Sedangkan pemuda dan warga Gogagoman melanjutkan lagi aktivitas mereka di lokasi pendirian Pasar Senggol. (rab)

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Bupati Iskandar Kamaru Hadiri Rakor KPK dan ATR/BPN

13 Mei 2026 - 11:47 WITA

HK Anggota DPRD Kotamobagu Diperiksa Kasus Dugaan Penipuan Rp300 Juta, Korban Dijanjikan Proyek

12 Mei 2026 - 12:10 WITA

Pemkab Muba Dorong Percepatan Penyelesaian AGHT Tol Trans Sumatera

6 Mei 2026 - 16:08 WITA

Kejari Kotamobagu, Apa Kabar Penanganan Dugaan Korupsi Dana Hibah di Bawaslu?

5 Mei 2026 - 14:00 WITA

Trending di Berita Daerah