Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Daerah · 2 Des 2020 13:37 WITA ·

Cerita Ninggry, Guru yang Ketat Terapkan Prokes


Cerita Ninggry, Guru yang Ketat Terapkan Prokes Perbesar

KOTAMOBAGU– Cukup lama kegiatan belajar mengajar tidak dilakukan di semua sekolah di Kota Kotamobagu. Sebagai gantinya, pembelajaran melalui daring dan luring diterapkan.

Untuk tingkat SMP dan SMA, jika jaringan internet sedang bagus, pembelajaran daring atau online mudah dilakukan dan siswa akan mudah mengerti materi diberikan.

Namun untuk siswa SD, luring atau kunjungan ke rumah menjadi pilihan terbaik para guru agar maksimal siswa menerima materi yang disiapkan.

Yang menjadi tantangan selama melakukan luring, ungkap Ninggry Mokoagow, guru di SD Negeri 1 Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, adalah bagaimana tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

“Selama luring harus bekerja ekstra. Di satu sisi harus menjangkau murid dengan melakukan kunjungan ke rumah, sementara di sisi yang lain juga harus tetap mewaspadai ancaman virus Covid-19,” ungkapnya.

Dia selalu waspada selama melakukan kunjungan dari satu rumah ke rumah siswa lainnya. Menurut dia, 3M (Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) menjadi senjata utama mencegah penularan Covid-19.

“Selalu waspada jangan sampai kita tertular atau malah menularkan kepada siswa yang dikunjungi maupun keluarganya. Itu sih (Prokes 3M) yang saya terapkan selama masa luring lalu,” bebernya.

Ibu guru 24 tahun ini menceritakan, beberapa kali dirinya mengambil sikap tegas dengan membatalkan kunjungan pembelajaran karena orang tua kurang proaktif dengan protokol kesehatan kepada anak mereka.

“Hal itu tentunya harus saya lakukan. Mengingat di masa pandemi ini kita semua harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan,” ujarnya.

Sekarang, semua sekolah di Kotamobagu sudah diizinkan melakukan pembelajaran tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Dia selalu mengingatkan siswa dan orang tua supaya memerhatikan betul masker dan menjaga jarak selama di lingkungan sekolah. Untuk wadah cuci tangan sudah disiapkan sekolah. Sebelum masuk dan ketika ke luar ruangan, semua wajib cuci tangan.

“Harapan kita semua pandemi ini segera berakhir dan aktivitas terutama di sekolah normal lagi. Anak-anak selain belajar juga bisa bermain dengan teman mereka,” ucapnya. (bto)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bolsel Raih WTP ke-12 Berturut-turut, Bupati Iskandar Hadiri Penyerahan LHP LKPD 2025

29 Mei 2026 - 20:26 WITA

Warga Upai Keluhkan Krisis Air Bersih, Pertanyakan Kinerja Dinas PUPR

26 Mei 2026 - 13:44 WITA

Tabligh Akbar Satu Dekade PISB Bolsel, UAS: Layak Dicontoh Daerah Lain di Indonesia

24 Mei 2026 - 11:26 WITA

Iskandar dan Deddy Hadiri Musancab PDI Perjuangan se-BMR, Tegaskan Soliditas Partai Menuju 2029

18 Mei 2026 - 18:58 WITA

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Trending di Advertorial