Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Daerah · 12 Jun 2017 07:41 WITA ·

Pernyataan Tatong Disesalkan Warga Gogagoman


Pernyataan Tatong Disesalkan Warga Gogagoman Perbesar

 

Tatong Bara

KOTAMOBAGU– Pemindahan Pasar Senggol dari Gogagoman ke Poyowa Kecil terus dipolemikan. Pemkot Kotamobagu bersikukuh tidak akan ada Pasar Senggol lainnya selain di Poyowa Kecil. Walikota Tatong Bara bahkan kembali menegaskan keputusan pemindahan sudah melalui berbagai kajian komprehensif. Selain memecah pusat keramaian, Pasar Senggol ini bagian dari cara Pemkot mengenalkan pasar tradisional Poyowa Kecil kepada luas.

“Banyak warga belum tahu soal pasar Poyowa Kecil. Dengan adanya Pasar Senggol, pemerintah ingin masyarakat jadi lebih tahu soal pasar itu. Agar pasar Poyowa Kecil lebih aktif lagi, kata Tatong kepada wartawan usai acara penyerahan SK Plt Sekkot Kotamobagu di Aula Rumah Dinas Walikota, Senin (12/6).

Tatong meminta pemindahan Pasar Senggol tak dipolemikkan. “Tahun ini Gogagoman puasa, Poyowa Kecil buka puasa. Tak perlu dipolemikan. Lurah Genggulang sudah meminta tahun depan Pasar Senggol didirikan di Pasar Genggulang. Jadi adil kan?,” ungkapnya.

Terpisah, sejumlah warga Gogagoman saat ditemui kroniktotabuan.com menyatakan, mereka tetap akan berjuang agar Pasar Senggol tetap bisa didirikan di lokasi sebelumnya yakni Jalan Bolian, Bogani dan 23 Maret. Pemuda dan warga Gogagoman akan ke DPRD juga untuk memperjuangkan harapan mereka.

Warga juga mengaku kecewa membaca di media terkait pernyataan Walikota Tatong Bara yang menyebut tahun ini warga Gogagoman puasa dan Poyowa Kecil buka. “Harusnya pernyataan seperti itu tidak dikeluarkan walikota. Itu sama halnya walikota menyebut tahun ini warga Gogagoman puasa dulu cari rezeki di Pasar Senggol karena akan diberikan dulu ke Poyowa Kecil. Perlu diingat, ada ratusan orang Gogagoman dan sekitarnya bergantung di Pasar Senggol untuk memenuhi kebutuhan lebaran,” ujar Hasan, salah satu warga Gogagoman.

“Kalau bijak, harusnya semua diberi peluang sama. Di Poyowa Kecil ada Pasar Senggol, di Gogagoman juga. Atau kalau perlu tiap kecamatan ada. Kemudian janganlah walikota keluarkan pernyataan yang bisa bikin luka di hati warga Gogagoman,” katanya. (rab)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tabligh Akbar Satu Dekade PISB Bolsel, UAS: Layak Dicontoh Daerah Lain di Indonesia

24 Mei 2026 - 11:26 WITA

Iskandar dan Deddy Hadiri Musancab PDI Perjuangan se-BMR, Tegaskan Soliditas Partai Menuju 2029

18 Mei 2026 - 18:58 WITA

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Bupati Iskandar Kamaru Hadiri Rakor KPK dan ATR/BPN

13 Mei 2026 - 11:47 WITA

HK Anggota DPRD Kotamobagu Diperiksa Kasus Dugaan Penipuan Rp300 Juta, Korban Dijanjikan Proyek

12 Mei 2026 - 12:10 WITA

Trending di Berita Daerah