iklan kota boltim

Berita Daerah

Terduga Kasus Pencabulan Bakal Laporkan Sejumlah Media Ke Dewan Pers

kominfo belajar ke dewan pers

KRONIK TOTABUAN – Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial SM alias Ul yang ditahan di Polres Bolaang Mongondow Timur mengaku keberatan dengan pemberitaan beberapa media massa yang menyebutkan identitasnya secara lengkap.

SM mengatakan bahwa dirinya sudah mengakui kesalahannya dan akan mengikuti seluruh tahapan dalam proses hukum yang akan dihadapinya.

“Saya sudah mengakui kesalahan saya, akan tetapi saya mengaku keberatan dengan pemberitaan dibeberapa media yang menyebutkan identitas saya secara lengkap,” ujar SM.

Dirinya bahkan mengungkapkan bahwa dirinya mengetahui berita yang beredar tersebut melalui salah rekannya.

Baca Juga: Targetkan 1 Juta Dosis Perhari, Pemerintah Buka Vaksinasi Jalur Umum

“Rekan saya memberitahukan berita tersebut, dan saya merasa terganggu dengan pemberitaan tersebut dan hal ini tentunya akan saya laporkan ke dewan pers,” ungkapnya.

Sementara itu Hendra Damopolii, salah satu tokoh masyarakat di Boltim, menyayangkan beberapa media online yang memberitakan dugaan kasus tersebut dengan menyebut identitas lengkap terduga pelaku.


“Kasus ini masih berproses di kepolisian. Kasihan terduga pelaku dan keluarganya. Teman-teman (wartawan.red) harusnya melindungi juga privasinya, serta selalu mengutamakan asas praduga tak bersalah,” ujar Hendra.

Hendra mengatakan bahwa seharusnya media harus bisa mengedukasi masyarakat bukan hanya mengejar jumlah pembaca dan mengabaikan serta berpotensi merugikan hak-hak seseorang.

“Misalnya untuk kasus tertentu yang punya kemiripan nama dan tokoh tertentu sebagai pemantik agar berita itu jadi viral. Sementara aspek pencegahan atau nilai edukasi dan dampak negatif dari berita itu terabaikan,” jelasnya.

Salah satu advokat dan yang juga Ketua YLBH BMR, Eldy Satria Noerdin SH, mengatakan bahwa hal tersebut berpotensi dibawah ke ranah hukum dengan delik aduan pencemaran nama baik.

“Intinya, secara umum jika ada seseorang merasa namanya tercemar, maka ia berhak menuntut secara hukum, sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” terang Eldy.(bto)

Jangan lupa bagi para pembaca bisa baca berita selanjutnya dan pantau situs KronikTotabuan.com yang akan terus memberikan informasi menarik lainnya.

iklan kota boltim

Berita Populer

To Top