Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Boltim · 15 Feb 2022 17:13 WITA ·

20 Desa di Boltim Diikutsertakan Dalam Lomba Smart Village Tahun 2022


20 Desa di Boltim Diikutsertakan Dalam Lomba Smart Village Tahun 2022 Perbesar

KRONIK TOTABUAN – Sebanyak 20 desa yang ada di Kabupetan Bolaang Mongondow Timur (Boltim), diusulkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Boltim untuk ikut serta dalam lomba smart village atau desa cerdas tingkat nasional tahun 2022 ini.

Lomba desa cerdas ini digelar oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) tahun 2022.

Saat dikonfirmasi, kepala DPMD Boltim, Hendra Tangel mengatakan bahwa dari 20 desa yang diikutsertakan masing-masing diambil dari setiap kecamatan yang ada di wilayah Boltim.

Baca Juga: Ini Alasan Sachrul Tunjuk Rusdi Gumalangit dan Amalia Landjar Jadi Stafsus Bupati

“Ada 10 Desa kita ambil dari wilayah pesisir, sementara 10 lagi dari wilayah pegunungan, kita juga meminta koonfirmasi dari desa tersebut terkait kesiapan mengikuti lomba ini,” ungkapnya.

Selain itu lanjut Hendra, pihaknya juga sudah meminta desa-desa tersebut untuk menyiapkan segala sesuatu yang menjadi syarat perlombaan termasuk untuk melakukan input data sesuai permintaan dari pusat.

“Termasuk proposal, menyiapkan operator desa dan surat pernyataan dari sangadi terkait kesiapan keikutsertaan lomba,” ujarnya.

Baca Juga: Serahkan SK Kepada 18 Staf Khusus Bupati, Ini Harapan Bupati Sachrul

Sementara dirinya mengungkapkan bahwa penentuan desa-desa yang diikutsertakan dalam lomba ini dilihat dari infrastruktur penunjang, seperti ketersediaan jaringan internet dan jaringan listrik di desa itu sendiri.

“Jadi dari 81 desa yang ada di Boltim, kita lihat pertama desa itu jaringan internet bisa masuk, karena perangkat yang akan diberikan kementerian itu membutuhkan jaringan, kemudian harus di topang dengan ketersediaan listrik tentunya,” lanjutnya.

Desa juga diminta untuk menyiapkan operator desa untuk mengoprasikan perangkat yang nantinya akan diberikan pihak kementerian.

“20 desa yang kami ajukan ini masih akan melalui tahap verifikasi dan hasilnya akan diumumkan pada 18 Februari mendatang. Harapan kami semuanya bisa lolos,” pungkasnya.(retho)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tabligh Akbar Satu Dekade PISB Bolsel, UAS: Layak Dicontoh Daerah Lain di Indonesia

24 Mei 2026 - 11:26 WITA

Iskandar dan Deddy Hadiri Musancab PDI Perjuangan se-BMR, Tegaskan Soliditas Partai Menuju 2029

18 Mei 2026 - 18:58 WITA

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Bupati Iskandar Kamaru Hadiri Rakor KPK dan ATR/BPN

13 Mei 2026 - 11:47 WITA

HK Anggota DPRD Kotamobagu Diperiksa Kasus Dugaan Penipuan Rp300 Juta, Korban Dijanjikan Proyek

12 Mei 2026 - 12:10 WITA

Trending di Berita Daerah