Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Daerah · 10 Mar 2022 21:38 WITA ·

Bahas Peluang Kerja Migran, Aleg DPRD Boltim Kunker di UPT BP2MI Manado


Bahas Peluang Kerja Migran, Aleg DPRD Boltim Kunker di UPT BP2MI Manado Perbesar

KRONIK TOTABUAN – Kamis, 10/3/2022), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kantor Unit Pelaksana Tugas (UPT) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Manado.

Kunjungan Anggota Legislatif (Aleg) DPRD Boltim yang dipimpin oleh DPRD Boltim Fuad Landjar didampingi Wakil Ketua Medy Lensun dan Muhammad Jabir ini diterima langsung oleh Kepala UPT BP2MI Manado, Hendra Makalalag.

Dalam kesempatan itu, Fuad menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas sambutan dari pihak UPT BP2MI Manado. Pihaknya juga akan mendorong Pemkab Boltim untuk bekerjasama dengan BP2MI terkait rencana penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Melalui kesempatan ini saya ingin menyampaikan apresiasi saya kepada BP2MI karena sudah memperhatikan nasib pekerja asal Boltim,” kata Fuad.

Fuad mengaku bangga, karena BP2MI saat ini pimpinan tertingginya merupakan salah satu putra terbaik Bolmong Raya.

“Artinya memudahkan kami untuk berkoordinasi terkait ketenagakerjaan ke luar negeri. Selain itu, kami juga mendukung agar Pemkab Boltim dapat menandatangani MoU dengan BP2MI,” ujar Fuad.

Sementara itu, Kepala UPT BP2MI Manado Hendra Makalalag mengungkapkan, dirinya sangat menyambut baik sekaligus memberikan apresiasi atas kunjungan dari DPRD Boltim tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Hendra juga, memaparkan perihal UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan PMI terutama pasal 41 tentang tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah kabupaten/kota.

“Untuk itu BP2MI selalu mendorong pemerintah daerah untuk melaksanakan amanat UU ini agar putra daerah yang berminat untuk bekerja ke luar negeri bisa mendapatkan dukungan sepenuhnya dari pemerintah daerah asalnya” ujarnya.

Menurut Hendra, sampai dengan saat ini sudah ada beberapa daerah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang menandatangani nota kesepahaman dengan BP2MI terkait penempatan dan pelindungan PMI.

“Saya sangat bersyukur di Sulut sudah ada 10 Pemda kabupaten/kota yang sudah tanda tangan MoU dengan BP2MI, kita berharap kabupaten Boltim akan menyusul,” pungkasnya.(retho)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bolsel Raih WTP ke-12 Berturut-turut, Bupati Iskandar Hadiri Penyerahan LHP LKPD 2025

29 Mei 2026 - 20:26 WITA

Warga Upai Keluhkan Krisis Air Bersih, Pertanyakan Kinerja Dinas PUPR

26 Mei 2026 - 13:44 WITA

Tabligh Akbar Satu Dekade PISB Bolsel, UAS: Layak Dicontoh Daerah Lain di Indonesia

24 Mei 2026 - 11:26 WITA

Iskandar dan Deddy Hadiri Musancab PDI Perjuangan se-BMR, Tegaskan Soliditas Partai Menuju 2029

18 Mei 2026 - 18:58 WITA

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Trending di Advertorial