Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Kotamobagu · 1 Agu 2019 12:21 WITA ·

Dua Bulan Gaji Belum Dibayar. Takut Dipecat, hingga Terlilit Utang ke Rentenir. Berikut Keluhan Tukang Sapu di Kotamobagu!


 Dua Bulan Gaji Belum Dibayar. Takut Dipecat, hingga Terlilit Utang ke Rentenir. Berikut Keluhan Tukang Sapu di Kotamobagu! Perbesar

KOTAMOBAGU– Selain petugas pengangkut sampah, ratusan tukang sapu juga di Kotamobagu ternyata belum menerima gaji Juni dan Juli.

Tetapi berbeda dengan pengangkut sampah, tukang sapu belum melakukan aksi mogok kerja. Kamis (1/8/2019), tukang sapu masih tampak melakukan tugas mereka menyapu badan jalan.

Para penyapu jalan ini khawatir jika mereka melakukan aksi serupa dengan pengangkut sampah yang mogok kerja, mereka akan dipecat. Sementara mereka hanya menggantungkan hidup dari kerja sebagai penyapu jalan.

Baca Juga: Dua Bulan Gaji Tak Dibayar, Petugas Pengangkut Sampah di Kotamobagu Mogok Kerja

“Kalau pengangkut sampah, mereka tidak takut mogok kerja. Sedikit yang minat bekerja di situ dan pemerintah juga takut kalau memecat mereka. Bisa-bisa tidak ada lagi suka jadi pengangkut sampah. Tapi kalau tukang sapu, sekarang ini saja banyak yang melamar suka menggantikan kami-kami ini,” ungkap sejumlah tukang sapu kepada Kronik Totabuan di Lapangan Kotamobagu tadi pagi.

Kebutuhan hidup keluarga terutama anak yang sedang sekolah selama dua bulan terakhir mereka upayakan dengan cara mengutang kepada rentenir.

“Cari pinjaman berbunga kepada rentenir. 20 persen bunganya. Mau bagaimana lagi. Nanti gaji dibayar, kami lunasi utang itu,”

“Kami berharap segea dibayarkan gaji dua bulan , supaya utang kami tidak menumpuk. Dan kami kerja juga tidak ada beban menanggung utang di luar,” ucap para tukang sapu ini.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotamobagu, Alfian Hasan, mengaku gaji petugas pengangkut sampah dan petugas kebersihan lainnya termasuk tukang sapu segera dibayarkan.

“Ada perbaikan data sehingga mengakibatkan keterlambatan. Kami harap segera selesai dan gaji langsung dibayarkan,” kata Alfian.

“Jumlah petugas kebersihan mulai dari pengangkut sampah dan tukang sapu 229 orang,” pungkasnya. (mg1/zha)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkot Kotamobagu Tetapkan Deadline Proposal Pasar Senggol, Tegaskan Penertiban Pasar Bayangan

9 Maret 2026 - 13:50 WITA

Tim IV Safari Ramadhan Pemkot Kotamobagu Sholat Tarawih Bersama Warga Pontodon Timur

27 Februari 2026 - 16:28 WITA

33 Posbakum Resmi Beroperasi di Kotamobagu

27 Februari 2026 - 16:26 WITA

Pemkot Kotamobagu Raih Penghargaan K3 Nasional 2025

25 Februari 2026 - 17:09 WITA

Wali Kota Weny Gaib Terima Kunjungan Kepala Perwakilan BPKP Sulut

25 Februari 2026 - 17:07 WITA

Rendy Mangkat Hadiri HLM Pengendalian Inflasi dan Ekonomi Daerah di BI Sulut

24 Februari 2026 - 01:05 WITA

Trending di Berita Daerah