Herman: Pasar Serasi Masih Status Quo Berita Kotamobagu
Warga menyaksikan proses pemadam api di Pasar Serasi. (f: zha)
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Sebagian besar kios dan lapak di Pasar Serasi Kotamobagu, Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, terbakar pada Rabu (21/8/2019) kemarin.

Kerugian material akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Penyebab kebakaran sampai Kamis (22/8/2019) hari ini, belum diketahui pasti. Ada yang menyebut berasal dari salah satu tempat makan di dalam pasar tersebut. Ada juga menyebut berasal dari WC umum.

“Masih diselidiki penyebab atau sumber api. Kepolisian juga melakukan penyelidikan,” ujar Kabid Damkar Dinas Satpol- PP Kotamobagu, Erwin Sugeha.

Baca Juga: Kebakaran Pasar Serasi, Tepat Azan Maghrib Api Berhasil Dipadamkan

Baca Juga: Pasar Serasi Kotamobagu Terbakar. Lihat Foto-fotonya!

Sementara itu, Pasar Serasi yang terbakar tersebut, status kepemilikannya ternyata masih belum ada kepastian hukum tetap. Apakah dikuasai Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu atau oleh pihak lain.

Saat ini kepemilikan Pasar Serasi masih diperkarakan di pengadilan antara Pemkot Kotamobagu dan keluarga Balangket- Manoppo.

Pada 20 Agustus lalu Pemkot Kotamobagu melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM) menyurati seluruh pedagang di pasar tersebut agar tidak melayani penarikan retribusi dari pihak manapun.

“Masih status quo. Pedagang selalu kami imbau agar tidak melayani penarikan permintaan dana, pungutan atau dalam bentuk apapun dari pihak manapun,” kata Kepala Disdagkop dan UKM, Herman Aray.

Perkara rebutan status kepemilikan Pasar Serasi sudah berjalan bertahun-tahun antara Pemkot Kotamobagu dan keluarga Balangket-Manoppo, dan sampai saat ini belum ada putusan hukum tetap. (zha)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top