Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Bolmong · 20 Mar 2018 20:27 WITA ·

Yasti Minta Dana Rp1,2 Triliun di Bank SulutGo Dipindah. Apa Penyebabnya?


Yasti Minta Dana Rp1,2 Triliun di Bank SulutGo Dipindah. Apa Penyebabnya? Perbesar

Yasti Soepredjo Mokoagow

BOLMONG– Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow, sudah memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda), Tahlis Gallang dan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Fico Mokodompit, untuk memindahkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dari Bank SulutGo ke BNI.

Keputusan ini diambil Yasti lantaran geram karena sampai saat ini tidak satupun putra putri Bolmong yang menduduki posisi di jajaran Komisaris Bank SulutGo.

“Saya telah memutuskan seluruh transaksi keuangan Pemkab Bolmong pindah ke Bank BNI. Langkah ini saya ambil karena tidak ada satupun putra daerah yang duduk di jajaran komisaris ataupun direksi di PT Bank SulutGo,” tegas Yasti diwawancarai sejumlah wartawan di kantornya, Selasa (20/3/2018).

Yasti mengatakan, langkah itu sengaja diambil sebab pihak Bank SulutGo tidak menunjukan sikap proporsional.

“Saya kan sudah meminta Bank SukutGo agar putra Bolmong harus mendapat tempat dong di jajaran. Ini kan tidak ada satupun anak Bolmong yang diberikan kepercayaan pada struktur direksi maupun divisi,” kesalnya.

Lanjutnya hal itu sebagai bentuk perjuangan agar masyarakat Bolmong yang memiliki SDM yang handal terutama di bidang perbankan dapat diperhatikan.

“Ya, saya harus perjuangkan dong. Permintaan ini saya sampaikan pada saat pertemuan dengan jajaran PT Bank SulutGO pada Oktober 2017 lalu, agar putra daerah mendapat posisi yang strategis di jajaran direksi. Tapi sampai saat ini belum direalisasikan,” ujarnya.

Menurut Srikandi Bolmong ini, permintaan tersebut bukan kepentingan pribadi selaku bupati, melainkan untuk kepentingan putra dan putri daerah.

“Ini bukan kepentingan saya. Silakan rekrut asalkan putra daerah, kan sudah dijanjikan. Jika belum ada yang layak, masih ada 16 divisi untuk menempatkan orang Bolmong di jajaran Bank SulutGO,” bebernya.

Menurutnya, pemkab sampai saat ini terus memberikan kontribusi yang begitu besar kepada Bank SulutGO.

“Laba Bolmong saja per tahun mencapai Rp35 miliar, tapi fitback-nya tidak ada. Makanya saya sangat marah dan kecewa tidak ada satupun orang Bolmong di jajaran PT Bank SulutGO, untuk itu saya memutuskan pindah,” tegasnya. (rza)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bolsel Raih WTP ke-12 Berturut-turut, Bupati Iskandar Hadiri Penyerahan LHP LKPD 2025

29 Mei 2026 - 20:26 WITA

Warga Upai Keluhkan Krisis Air Bersih, Pertanyakan Kinerja Dinas PUPR

26 Mei 2026 - 13:44 WITA

Tabligh Akbar Satu Dekade PISB Bolsel, UAS: Layak Dicontoh Daerah Lain di Indonesia

24 Mei 2026 - 11:26 WITA

Iskandar dan Deddy Hadiri Musancab PDI Perjuangan se-BMR, Tegaskan Soliditas Partai Menuju 2029

18 Mei 2026 - 18:58 WITA

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Trending di Advertorial