.

Berita Bolmong

Musrenbang RKPD 2021, Bupati Yasti Tegaskan Penganggaran Prioritaskan Kepentingan Rakyat

Foto Berita Bolmong
Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow menandatangani berita acara pelaksanaan Musrenbang RKPD 2021.0

BOLMONG– Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2021 digelar Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dengan menggunakan sistem virtual meeting, Rabu (22/4/2020).

Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow membuka pelaksanaannya dari kantor bupati. Turut hadir bersama bupati di antaranya Wakil Bupati Yanny Ronny Tuuk, Sekretaris Daerah Tahlis Gallang, para asisten, para pimpinan OPD.

Di kantor bupati ini meski hadir bersama di satu tempat, namun menerapkan protokoler pencegahan Covid-19 dengan memperhatikan physical distancing.

Di tempat lain, bergabung dalam forum via virtual meeting ini ada Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling dan sejumlah anggota, Forkopimda, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa dan Kelurahan, serta Bappeda Provinsi Sulawesi Utara.

Tema Musrenbang ini yakni “Pemantapan Kontribusi Sektor Pertanian, Perikanan dan Pariwisata Terhadap Perekonomian Regional dan Pemerataan Pendapatan Masyarakat”.

Bupati pada penyampaiannya mengatakan, bahwa proses penganggaran tahun 2021 tetap berorientasi pada kepentingan rakyat dan prioritas untuk mencapai tujuan pembangunan daerah.

Selain itu kata bupati, Musrenbang ini merupakan momen strategis dalam upaya menyusun prioritas pembangunan tahun anggaran 2021, selanjutnya akan menjadi bahan penyempurnaan Rancangan RKPD untuk mendukung pencapaian tatget RPJMD tahun 2017–2022.

Kata Bupati Yasti, tahun 2021 nanti adalah tahun keempat pelaksanaan RPJMD tahun 2017-2022 dalam pencapaian visi dan misi Kabupaten Bolmong berdasarkan Perda Nomor 6 tahun 2017.

Untuk itu, penyusunan program dan kegiatan pembangunan, harus sesuai dengan upaya pencapaian visi dan misi pembangunan di daerah.

“Skala prioritas program dan kegiatan pada 2021 mendatang!tetap mengacu pada agenda pembangunan daerah, sekaligus mencermati perkembangan ekonomi nasional, terutama yang terkait dengan upaya efisiensi anggaran. Selain itu mensinkronisasi program dan kegiatan melalui mekanisme perencanaan sektoral dan teritorial dengan baik. Yaitu melalui integrasi hasil musrenbang kecamatan ke dalam program kerja perangkat daerah,” ungkapnya.

Bupati juga meminta agar tertib administrasi perencanaan melalui optimalisasi pencapaian indikator sasaran, yang bermuara pada target akhir perencanaan jangka menengah daerah.

“Dengan melaksanakan beberapa poin yang telah saya sampaikan tadi, maka melalui pelaksanaan Musrenbang RKPD tahun 2021 kali ini, saya berharap dapat menjadi media interaktif bagi segenap pemangku kepentingan di daerah ini, untuk merumuskan berbagai program dan kegiatan, serta membangun komitmen bersama dalam pencapaian pembangunan yang berkualitas, transparan dan akuntabel, yang pada akhirnya akan menghasilkan dokumen RKPD Bolmong tahun 2021, yang mampu menjawab permasalahan. Serta menyentuh dan mengakomodir berbagai kepentingan masyarakat Bolmong,” katanya.

Bupati Yasti menambahkan, meski ada wabah Covid-19, namun tidak mengurangi keseriusan Pemkab Bolmong dalam melaksanakan perencanaan pembangunan melalui Musrenbang yang diharapkan menjadi media inspiratif bagi segenap stakeholder untuk mendukung kegiatan maupun program untuk anggaran tahun 2021.

Dirinya juga meminta Pimpinan OPD, Camat dan seluruh elemen masyarakat agar terus bersungguh-sungguh untuk mewujudkan komitmen yang telah dibangun bersama dengan memperhatikan kegiatan yang mendukung pencapaian indikator yang telah ditetapkan dalam dokumen RPJMD.

Di akhir sambutannya, Bupati Yasti menghimbau seluruh OPD dan ASN di lingkungan Pemkab Bolmong untuk berperan aktif dalam membantu Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 dengan mentaati imbauan pemerintah.

Sementara itu Kepala Bappeda Bolmong Yarlis Awaludin Hatam mengatakan, bahwa Musrenbang ini bertujuan membahas dan menyepakati prioritas pembangunan daerah berdasarkan Musrenbang yang telah dilaksanakan mulai dari tingkat desa.

“Setelah ini kita lakukan pembahasan melalui komisi yang akan kita bentuk dan metodenya secara online atau grup Whatsapp. Didalamnya kita bahas mulai dari rencana kegiatan tahun depan, target, volume kegiatan, dan capaian kegiatan sesuai visi dan misi yang tertuamg dalam RPJMD 2017-2022,” katanya. (len)

To Top