Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Ekonomi · 12 Jan 2019 11:10 WITA ·

OJK: DP Beli Kendaraan Nol Persen Bisa Genjot Ekonomi RI


OJK: DP Beli Kendaraan Nol Persen Bisa Genjot Ekonomi RI Perbesar

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan atau OJK telah melonggarkan ketentuan uang muka atau DP beli kendaraan bermotor pada perusahaan pembiayaan atau multi finance. DP kendaraan bermotor diturunkan dari sebelumnya paling kecil 5 persen menjadi nol persen dari harga jual.

Hal ini tertuang dalam Peraturan OJK Nomor 35/POJK.05/2018 Tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan. 

Menurut Ketua OJK, Wimboh Santoso, kebijakan ini dilakukan sebagai pancingan agar perusahaan pembiayaan menjadi lebih sehat atau tumbuh lebih baik. Ia pun yakin, hal ini tidak akan berdampak kepada kemacetan yang sering terjadi di kota-kota besar.

“Kemacetan betul harus diatasi. Tapi kemacetan itu mengatasinya tentunya dengan transportasi yang lebih bagus dengan public transportation,” kata Wimboh ditemui usai pertemuan Industri Jasa Keuangan 2019 di Jakarta, Jumat Malam 11 Januari 2019.

Dengan adanya fasilitas transportasi publik nantinya, Wimboh mengatakan, masyarakat akan semakin intensif menggunakan kendaraan umum. Apalagi, jika kualitas transportasi publik yang dibangun baik, maka orang akan enggan menggunakan kendaraan pribadi.

“Semua orang merasa nyaman dan semua orang menggunakan transportasi publik, meskipun punya motor, enggak pernah dipakai,” kata dia. 

Wimboh menegaskan, jika transportasi publik lebih bagus maka masyarakat tentu tidak akan menggunakan kendaraan pribadinya setiap hari. Selain meningkatkan kredit, ia mengatakan kebijakan DP 0 persen ini akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Artinya ini kan ekonomi harus rolling. Ekonomi itu harus tumbuh, ekonomi itu tumbuh kalau ekonomi berjalan,” ucap dia.

Dengan penduduk Indonesia yang semakin banyak, Wimboh mengatakan lapangan pekerjaan juga harus terus diciptakan. “Apapun harus tumbuh, sehingga orang yang nyari pekerjaan tidak susah. Pengangguran bisa kita tekan. Kita, bagaimana supaya ekonomi itu selalu tumbuh,” katanya. (*)

Baca Juga  Penukaran Uang Baru Selama Ramadhan dan Idul Fitri Hanya Sampai 11 Mei 2021

Sumber : viva.com

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Imbau Masyarakat Gunakan LPG Secara Bijak dan Efisien

6 April 2026 - 15:15 WITA

Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Pertamina Jamin Pasokan di Sulawesi Aman

2 April 2026 - 11:29 WITA

Pertamina Berangkatkan 125 Pemudik dari Makassar

17 Maret 2026 - 11:37 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Bentuk Satgas Energi Ramadan

9 Maret 2026 - 12:09 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran THR ASN, Ini Jadwalnya!

23 Februari 2026 - 12:05 WITA

Menkeu Optimistis Rupiah Segera Menguat Usai Sentuh Level Rp16.955

20 Januari 2026 - 10:10 WITA

Trending di Berita Ekonomi