Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Daerah · 30 Okt 2025 14:50 WITA ·

Pemkot Kotamobagu dan Pendidikan Mondowana Jalin Kerja Sama


Pemkot Kotamobagu dan Pusat Pendidikan Mondowana, resmi menjalain kerja sama. Perbesar

Pemkot Kotamobagu dan Pusat Pendidikan Mondowana, resmi menjalain kerja sama.

KOTAMOBAGU, kroniktotabuan.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu dan Pusat Pendidikan Mondowana resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait dengan Kemitraan Strategis di Bidang Inovasi Pendidikan, Riset, Pemberdayaan, dan Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal, Kamis (30/10/2025).

Penandatanganan kerja sama oleh Walikota Kotamobagu, dr Weny Gaib, dan Direktur Pusat Pendidikan Mondowana, Siti Hadija Junaidi ini, dilaksanakan di Ruang Kerja Wali Kota Kotamobagu.

Menurut Direktur Mondowana, Siti Hadija Junaidi, kerja sama tersenut menjadi langkah penting dalam memperkuat kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat sipil, khususnya di bidang inovasi pendidikan, riset, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan berkelanjutan yang berbasis potensi lokal.

“Ini sebagai bentuk implementasi awal kerja sama. Mondowana akan segera melaksanakan dua program utama pada November 2025, yakni Pelatihan Biokonversi Sampah Organik dan Eco Youth Training: Pemuda Sahabat Sampah, dengan dukungan pendanaan dari FOLU Net Sink 2030 Norwegia Tahap 3,” kata Siti Junaidi.

Lanjutnya, dalam menjalankan program ini, Mondowana akan melibatkan 150 peserta dari 33 desa dan kelurahan di Kota Kotamobagu.

“Sebagai bagian dari gerakan kolaboratif menuju Kota Kotamobagu BERSAHABAT — Berkemajuan, Sejahtera, Berbudaya, dan Inovatif,” ujar Siti Junaidi.

Pusat Pendidikan Mondowana menjadi mitra NGO pertama Pemkot Kotamobagu di era kepemimpinan Wali Kota Weny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat yang menjalin kerja sama di bidang inovasi pengelolaan persampahan.

Melalui Program Biokonversi Sampah Organik Berbasis Pemberdayaan Masyarakat 2025–2030, Mondowana menempatkan masyarakat sebagai aktor utama dalam ekonomi sirkular, dengan mendorong pemanfaatan sampah organik menjadi produk bernilai ekonomi seperti pakan ikan dan kasgot (kompos padat dari maggot) sebagai sumber nutrisi organik.

Sebagai bagian dari pemberdayaan, Mondowana juga akan mendampingi Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) pengelola Rumah Budidaya Maggot yang akan direplikasi di empat kecamatan di Kota Kotamobagu.

Rumah Budidaya Maggot ini akan berfungsi sebagai Pusat Inovasi Pengelolaan Sampah Organik — tempat belajar bagi siswa, mahasiswa, dan masyarakat — sekaligus menjadi pusat riset terapan di bidang lingkungan dan pertanian organik.

Dalam roadmap program ke depan, Mondowana bersama Pemerintah Kota Kotamobagu berencana mengembangkan Rumah Budidaya Maggot menjadi Koperasi Inovasi Maggot Kotamobagu, dengan legalitas resmi, tata kelola profesional, serta sistem manajemen berkelanjutan yang sejalan dengan visi Kota Kotamobagu sebagai kota berdaya dan berwawasan lingkungan. (ewin)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Warga Upai Keluhkan Krisis Air Bersih, Pertanyakan Kinerja Dinas PUPR

26 Mei 2026 - 13:44 WITA

Tabligh Akbar Satu Dekade PISB Bolsel, UAS: Layak Dicontoh Daerah Lain di Indonesia

24 Mei 2026 - 11:26 WITA

Iskandar dan Deddy Hadiri Musancab PDI Perjuangan se-BMR, Tegaskan Soliditas Partai Menuju 2029

18 Mei 2026 - 18:58 WITA

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Bupati Iskandar Kamaru Hadiri Rakor KPK dan ATR/BPN

13 Mei 2026 - 11:47 WITA

Trending di Berita Bolsel