Menu

Mode Gelap

Berita Nasional

Bacaan Takbir untuk Dikumandangkan Sambut Idul Fitri, Lengkap dengan Artinya


10 Mei 2021 03:43 WITA


 Bacaan Takbir untuk Dikumandangkan Sambut Idul Fitri, Lengkap dengan Artinya Perbesar

KOTAMOBAGU –Tinggal menghitung hari kita akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah/2021 Masehi.

Hari kemenangan itu akan kita sambut dengan dengan mengumandangkan takbir.

Kumandang takbir mulai dilakukan setelah matahari terbenam jelang malam Idul Fitri hingga sebelum pelaksanaan salat ied.

Kumandang takbir akan terdengar di masjid pada malam penyambutan Idul Fitri. Sebelum pandemic Covid-19, di Indonesia juga dikenal takbir keliling.

Baca Juga: Yasti Ingin Dirikan Islamic Center di Passi Barat

Berikut ini lafal takbir pendek dan panjang lengkap dengan artinya:

Lafal takbir pendek

اَللهُ أًكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ اْلحَمْدُ.

“Allahu akbar allahu akbar, la ilaha illallah wallahu akbar alllahu akbar walillahil hamd”

Artinya:

“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan bagi Allah-lah segala puji.”

Baca Juga: Sachrul Ungkap Rencana Bangun Masjid Raya di Boltim

Lafal panjang takbiran

اللّه أكْبَرُ كَبيراً، والحَمْدُ لِلَّهِ كَثيراً، وَسُبْحانَ اللَّهِ بُكْرَةً وأصِيلاً، لا إِلهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَلا نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدينَ وَلَوْ كَرِهَ الكافِرُون، لا إِلهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الأحْزَابَ وَحْدَهُ، لا إِلهَ إِلاَّ اللّه واللَّهُ أكْبَرُ

“Allahu akbar kabira, wal hamdulillahi katsira, wa subhanallahi bukrataw wa ashila, la ilaha illallah, wa la na’budu iyyahu mukhlisina lahud din, wa law karihal kafirun, la ilaha illlallah wahdah, shadaqa wa’dah, wa nashara ‘abdah, wa hazamal ahzab wahdah, la ilaha illallah wallahu akbar”

Artinya: Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan sebanyak-sebanyak puji, dan Maha suci Allah sepanjang pagi dan sore.

Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam, meskipun orang-orang kafir, orang-orang munafik, orang-orang musyrik membencinya.

Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dengan ke Esaan-Nya, Dia zat yang menepati janji, zat yang menolong hamba-Nya dan memuliakan bala tentara-Nya dan menyiksa musuh dengan ke-Esa-anNya.

Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan segala puji hanya untuk Allah.***

 

Komentari
Artikel ini telah dibaca 93 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Grafis Capaian PDIP Kotamobagu Dipimpin Meiddy Makalalag, Pantas Diinginkan Kader Maju Calon Walikota

27 Mei 2024 - 08:01 WITA

Tak Hanya Disawer! Ternyata Biduan Nayunda Juga Dititipkan Jadi Tenaga Honorer ole Eks Mentan Syahrul Yasin Limpo

24 Mei 2024 - 09:17 WITA

Dedikasi dan Prestasi Pertimbangan DPC PDIP dan Sayap Partai Usulkan Mekal Calon Walikota Kotamobagu

10 Mei 2024 - 16:16 WITA

BMI Kotamobagu Dukung Penuh Meiddy Makalalag Calon Walikota, SAH: Indikatornya Jelas

9 Mei 2024 - 16:06 WITA

Warga Dorong Haris Mongilong Dampingi Meiddy Makalalag, Disebut Pasangan Ideal

5 Mei 2024 - 19:07 WITA

DPC PDIP Kotamobagu Usulkan Meiddy Makalalag Calon Tunggal Walikota

3 Mei 2024 - 20:36 WITA

Trending di Berita Daerah