Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Bolsel · 27 Nov 2020 18:19 WITA ·

DLH Bolsel Launching 2 Produk Pupuk di Desa Toluaya


DLH Bolsel Launching 2 Produk Pupuk di Desa Toluaya Perbesar

BOLSEL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Selatan (Bolsel) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bertempat di balai Desa Toluaya, Rumah Kompos “UNAMI” Bolaang Uki, melakukan launching produk berupa pupuk organik padat serta pupuk organik cair.

Launching produk ini dirangkaikan dengan sosialisasi penyimpanan sementara limbah B3. Kegiatan dihadiri oleh Asisten Sektda Bidang Ekonomi Pembangunan, Muh Suja Alamri SPd, Selasa (24/11/2020).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir Surahmad Sugeng Purwono mengatakan, ada 3 (tiga) manfaat yang bisa diambil dari kegiatan produksi kompos.

“Pupuk kompos ini mempunyai 3 manfaat, pertama adalah peningkatan ketrampila SDM dari tenaga harian lepas yang ada di DLH, kedua bisa meningkatkan pendapatan THL serta ketiga adalah terjadi penanganan berupa pengurangan timbunan sampah yang sekian hari semakin meningkat,” ucapnya

Dia menegaskan, hall ketiga ini merupakan sasaran utama DLH. Karena sejak DLH di bolsel terbentuk selama kurang lebih 10 tahun, realisasi kinerja untuk sampah yang tertangani ini selalu berada di angka nol.

Kepala Bidang Persampahan dan Limbah B3 Selfiana Deowali SST, MKes, menjelaskan, rumah kompos UNAMI ini merupakan binaan dari DLH

“Beberapa bulan yang lalu sebanyak 3 orang personil THL dikirim ke Kotamobagu untuk mengikuti magang pengelolaan sampah, atas biaya mandiri. Alhamdulillah, sekembalinya mereka dari magang, ilmu yang didapat langsung di praktekkan dengan membangun tempat pemrosesan di kompleks TPA, juga dgn anggaran sendiri. Produksi awal ini berupa pupuk organik padat (kompos) sebanyak 85 kg dan pupuk organik cair (POC) sebanyak 8 liter dan semua sudah laku terjual,” jelasnya

Dilanjutkannya, program itu adalah awal dari percobaan dan produksinya pun masih terbatas karena semua kegiatan masih dilakukan secara manual.

“InsyaAllah jika kita sudah mempunyai mesin pencacah, jumlah sampah yang tertangani juga meningkat, sehingga produksi  pupuk organik ini akan meningkat,” ucapnya

Asisten Sekda bidang Perekonomian dan pembangunan yang mewakili Pjs Bupati Bolsel Praseno Hadi, menyampaikan apresiasi.

“Apresiasi dari pemerintah daerah atas usaha ini, mudah-mudahan kedepan akan lebih ditingkatkan lagi,” katanya. (diksi)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tabligh Akbar Satu Dekade PISB Bolsel, UAS: Layak Dicontoh Daerah Lain di Indonesia

24 Mei 2026 - 11:26 WITA

Iskandar dan Deddy Hadiri Musancab PDI Perjuangan se-BMR, Tegaskan Soliditas Partai Menuju 2029

18 Mei 2026 - 18:58 WITA

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Bupati Iskandar Kamaru Hadiri Rakor KPK dan ATR/BPN

13 Mei 2026 - 11:47 WITA

HK Anggota DPRD Kotamobagu Diperiksa Kasus Dugaan Penipuan Rp300 Juta, Korban Dijanjikan Proyek

12 Mei 2026 - 12:10 WITA

Trending di Berita Daerah