Menu

Mode Gelap

Berita Nasional

KPK Terima Laporan Gratifikasi Rp 1,8 M Saat Pandemi Covid-19


17 Apr 2020 19:02 WITA


 KPK Terima Laporan Gratifikasi Rp 1,8 M Saat Pandemi Covid-19 Perbesar

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima laporan penerimaan gratifikasi senilai Rp 1,8 miliar selama 14 hari di masa pandemi Covid-19.

“KPK menerima laporan gratifikasi secara online dengan nominal mencapai Rp 1,8 miliar. Angka tersebut didapat dari laporan gratifikasi berbentuk uang, barang, makanan hingga hadiah pernikahan,” kata Direktur Gratifikasi KPK, Syarief Hidayat, Kamis, 17 April 2020.

KPK ikut menerapkan metode bekerja dari rumah bagi para pegawainya mulai 18 Maret 2020 hingga 21 April 2020. Sementara itu, layanan pelaporan gratifikasi pun dilakukan secara online.

Layanan publik tatap muka yang ditutup sementara adalah permintaan informasi publik, perpustakaan, dan pelaporan gratifikasi. Sedangkan untuk layanan pengaduan dapat melaporkan lewat website, email, maupun call center.

“Kami mengapresiasi penyelenggara negara yang tetap melaporkan gratifikasi yang diterima pada pandemi Covid-19,” ujar Syarief.

Ada 98 Laporan gratifikasi yang masuk selama periode tanpa tatap muka mulai 17-31 Maret 2020. Dari angka tersebut, 64 laporan melaporkan menggunakan aplikasi atau website Gratifikasi Online (GOL) dan sisanya via email. (*)

 

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Sekda Buka Forum Perangkat Daerah Deli Serdang Tahun 2024

27 Februari 2024 - 14:05 WITA

Berikut Daftar 32 Pemain untuk Seleksi Tim U-16 Gelombang Kedua yang Dipanggil Nova Arianto

23 Februari 2024 - 13:54 WITA

Kompak! 17 Ketua Tim Penggerak PKK Se-Sumsel Sambut Kedatangan Kunker Ketua Umum PKK Tri Tito Karnavian

21 Februari 2024 - 22:20 WITA

Miliki 80 Paket Sabu, Tersangka H Diamankan Satresnarkoba Polres Muba

21 Februari 2024 - 22:14 WITA

200 Anggota Polres Amankan Demonstrasi di Kantor KPU Muba

21 Februari 2024 - 22:02 WITA

Kapolsek Pimpin Pengamanan Pleno Rekapitulasi Pemilu Kecamatan Lalan

19 Februari 2024 - 14:02 WITA

Trending di Berita Nasional