Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Daerah · 23 Jan 2021 16:12 WITA ·

BRANI: BP2MI Akan Kawal Kasus Pekerja Migran Asal Poyowa Kecil yang Tak Digaji


BRANI: BP2MI Akan Kawal Kasus Pekerja Migran Asal Poyowa Kecil yang Tak Digaji Perbesar

KOTAMOBAGU– Tri Septianto, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Poyowa Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, satu dari 16 TKI yang bekerja sebagai ABK di salah satu kapal China yang berhasil pulang setelah difasilitasi oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Tri, harus menerima perlakuan buruk dari perusahaan yang mempekerjakannya. Gaji sisa sebesar Rp80 juta tak dibayarkan perusahaan.

Kasus ini sedang diseriusi dan dalam upaya difasilitasi BP2Mi agar hak para TKI atau pekerja migran ini bisa diselesaikan perusahaan.

Baca Juga: Draf Revisi UU Pemilu, Pilkada Bolmong Bakal Digelar 2022, Kotamobagu dan Bolmut 2023

“Jika tidak dibayarkan perusahaan, kita akan laporkan ke Bareskrim Polri,” tegas Kepala BP2MI Benny Rhamdani, Sabtu (23/1/2021) di Kotamobagu.

Tri dan 15 rekannya dari daerah lain bekerja sebagai ABK di kapal China. Mereka dikontrak selama 2 tahun tetapi gaji 1 tahun tidak dibayarkan.

“Kasus ini menjadi perhatian BP2MI, akan dikawal sampai tuntas,” tandasnya.

Baca Juga: BNPB Ungkap Empat Daerah di BMR Rawan Banjir

“Inilah yang sering mewarnai bagi para TKI Migran termasuk apa yang dialami Tri dan kawan-kawan. Hal itu yang sering dilakukan oleh perusahan atau pemilik kapal, kapten kapal, maning agency dengan cara, tidak membayar upah kerja yang disepakati,” jelas BRANI sapaan Benny Rhamdani.

Tri, saat ini sudah ada di Poyowa Kecil bersama keluarganya. Ia mengaku senang bisa pulang dan bertemu kedua orang setelah mendapat fasilitas dari BP2MI mulai dari tiket pesawat hingga mendapat uang saku selama berada di Jakarta.

Baca Juga: Berkunjung Ke Warkop Jarod, BRANI Berikan TV Untuk Fasilitas Nobar

Ia tambah senang karena saat tiba di Kotamobagu, ia dijemput juga Kepala BP2MI Benny Rhamdani yang saat itu sedang melakukan tugas.

“Senang sekali bisa pulang. Terima kasih kepada Pak Benny Rhamdani selaku Kepala BP2MI sudah memfasilitasi kepulangan ini, dan mengawal apa yang kami alami,” ucap Tri. (bto)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bolsel Raih WTP ke-12 Berturut-turut, Bupati Iskandar Hadiri Penyerahan LHP LKPD 2025

29 Mei 2026 - 20:26 WITA

Warga Upai Keluhkan Krisis Air Bersih, Pertanyakan Kinerja Dinas PUPR

26 Mei 2026 - 13:44 WITA

Tabligh Akbar Satu Dekade PISB Bolsel, UAS: Layak Dicontoh Daerah Lain di Indonesia

24 Mei 2026 - 11:26 WITA

Iskandar dan Deddy Hadiri Musancab PDI Perjuangan se-BMR, Tegaskan Soliditas Partai Menuju 2029

18 Mei 2026 - 18:58 WITA

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Trending di Advertorial