Menu

Mode Gelap

Advertorial

Pemkab Bolmong Sambut Kunker Ketua DPD RI


17 Nov 2020 19:22 WITA


 Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow dan Ketua DPR RI La Nyalla Mataliti. (dok) Perbesar

Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow dan Ketua DPR RI La Nyalla Mataliti. (dok)

BOLMONG– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) menyambut kunjungan kerja (kunker) Ketua DPD RI  La Nyalla Mattalitti bersama para senator lainnya, di rumah dinas bupati, Desa Lalow, Kecamatan Lolak, Selasa (17/11/2020).

Rombongan dijemput uapacara tarian adat Tuitan, Itum-itum dan tarian Kabela sebagai tari penjemput tamu.

Dalam kunjungan itu, rombongan disambut jajaran Pemkab Bolmong dipimpin Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling, Sekretaris daerah Tahlis Gallang, pimpinan SKPD, para camat dan Ketua Panitia Pemekaran Provinsi Bolaang Mongondow Raya (BMR) Abdullah Mokoginta.

Bupati Bolmong Yasti Sopredjo Mokoagow dalam sambutan memberikan apresiasi atas kunjungan rombongan di Kabupaten Bolmong. Yasti mengatakan kunjungan kerja DPD RI di Bolmong adalah suatu kehormatan dan kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat.

Kunjungan rombongan DPD RI tersebut juga dianggap membawa berkah tersendiri bagi masyarakat BMR. Lewat kunjungan tersebut, asa warga BMR untuk pembentukan provinsi semakin dekat terwujud.

“Kami berharap banyak agar Provinsi Bolaang Mongondow Raya akan segera terwujud di tangan bapak ketua dan anggota DPD RI periode 2019-2024,” kata Yasti dalam sambutannya.

Menurut Yasti, BMR khusunya Kabupaten Bolmong mempunyai sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Sehingga dengan modal yang dimiliki tersebut, DPD RI dapat meneruskan perjuangaan untuk pemekaran Provinsi BMR.

“Daerah ini juga dikenal sebagai lumbung pangan Sulut. Kita juga punya holtikultura,” kata dia.

Selain itu, Yasti menuturkan, hadirnya Kawasan Industri Mongondow (Kimong) akan menguatkan ekonomi kawasan.

“Kimong diminati 1.000 investor dari Cina, Korea dan Jepang,” ucapnya.

Menanggapi permintaan Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, Ketua DPD RI La Nyalla pun menyatakan bakal mendorong pemerintah pusat untuk melakukan pembentukan Provinsi Bolaang Mongondow Bolmong Raya (BMR).

“DPD RI sebagai wakil daerah, tentu wajib membantu. Apalagi di era kepemimpinan saya kali ini, selalu saya sampaikan kepada semua senator, bahwa program DPD RI yang harus kita perkuat ada dua hal. Pertama adalah membantu untuk mempercepat pembangunan di daerah, dan kedua adalah melakukan advokasi kepada daerah, terhadap persoalan persoalan yang dialami daerah,” sebutnya.

Kunjungan kerja yang dilakukan La Nyalla dan para senator juga dalam rangka untuk menyerap aspirasi daerah. Nantinya aspirasI tersebut akan dibawa ke pemerintah pusat agar dicarikan jalan keluar atau solusi.

“Itulah tugas kita sebenarnya sebagai wakil daerah. Oleh karena itu, tadi malam saya menyatakan bahwa DPD RI, khususnya senator dari daerah pemilihan Sulut, maupun senator yang bertugas di Komite I DPD RI, yang membidangi soal pemekaran wilayah untuk segera tanggap dan membahas usulan dari lima pemerintah daerah di Bolaang Mongondo Raya. Agar lima daerah ini dapat menjadi Provinsi Bolaang Mongondow Raya,” jelasnya.

“Kami dari DPD tentu akan memasukkan agenda pemekaran Provinsi Bolaang Mongondow Raya sebagai prioritas pemekaran wilayah, selain di Papua dan Papua Barat serta Kalimantan Barat,” imbuhnya.

Meski begitu, LaNyalla juga meminta pemerintah daerah Bolaang Mongondow Raya untuk bisa memenuhi syarat yang diperlukan bagi daerah untuk bisa melakukan pemekaran wilayah. Daerah-daerah yang ingin memekarkan provinsi harus memiliki kemandirian fiskal.

“Tetapi tentu dengan syarat, bahwa kemandirian fiskal daerah harus teruji dan terbukti. Sehingga tidak hanya mengendalkan dana transfer dari pusat. Untuk itu, dalam beberapa kesempatan di daerah, saya selalu sampaikan, daerah harus fokus membangun atau membelanjakan anggaran APBD ke program-program yang menjadi pengungkit ekonomi,” sebut La Nyalla.

Ketua DPD juga menyarankan, bila perlu daerah membangun dan mendirikan BUMD yang mengolah dan memberi nilai tambah terhadap produk andalan masyarakat setempat. Seperti kelapa, pala, jagung dan cengkeh.

“Sehingga BUMD sebagai instrumen atau bagian dari pemerintah daerah dapat memberi kontribusi kepada usaha rakyat. Saya berharap Bolmong, Boltim, Bolsel, Bolmut, dan Kotamobagu semakin menggalang sinergi antar-wilayah sebagai kawasan Bolmong Raya,” ucapnya.

Selain itu, dia juga mendukung penuh ide brilian Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow untuk PT Kawasan Industri Mongondow (KIMONG).

“Dan apa yang menjadi harapan Ibu Bupati semoga akan terwujud. Dan itu tentunya menjadi prioritas kami untuk menjadikan Indonesia lebih baik ke depan,” pungkasnya. (len)

Komentari
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bupati Bolsel Serahkan SK 288 PPPK

5 April 2024 - 13:47 WITA

Pemkab Bolsel Sambut Kunjungan Tim Safari Ramadhan Pemprov Sulut

2 April 2024 - 07:07 WITA

BERKAH Lakukan Reshuffle Jabatan di Lingkungan Pemkab Bolsel

19 Maret 2024 - 16:38 WITA

ISKANDAR

DPRD Bolsel Kunker di Kemenhut dan Lingkungan Hidup RI

6 Maret 2024 - 16:33 WITA

WaliKota Kotamobagu Hadiri RDP Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Kepala Daerah se Sulut

6 Maret 2024 - 08:47 WITA

Bersama Ketua DPRD Kotamobagu, Walikota Asripan Nani Resmikan Alun-alun Boki Hotinimbang

1 Maret 2024 - 21:50 WITA

Trending di Advertorial