Menu

Mode Gelap

Berita Hiburan

Dua Hari Biaya RS Indra Bekti Capai Rp1 Miliar


4 Jan 2023 11:05 WITA


 Kondisi terkini Indra Bekti. (Foto: PMJ News) Perbesar

Kondisi terkini Indra Bekti. (Foto: PMJ News)

KRONIK TOTABUAN – Biaya rumah sakit untuk perawatan Indra Bekti cukup besar mencapai Rp1 miliar dalam waktu dua hari saja.

Kondisi itu pula yang membuat keluarga membuka donasi penggalangan dana untuk perawatan Indra Bekti. Namun, penggalangan dana itu menuai pro kontra di masyarakat.

Supaya tidak menjadi isu liar di tengah masyarakat terutama netizen yang menyoroti aksi tersebut, pihak keluarga memberi penjelasan.

Adik Ipar Indra Bekti, Romo Ricky melalui media sosialnya menjelaskan, bahwa penggalangan dana itu pertama kali diusulkan oleh teman-teman artis yang mengenal baik Indra Bekti.

“Jadi, teman-teman artis itu mau penggalangan dana untuk kak Bekti di hari pertama masuk rumah sakit,” kata Komo Ricky dikutip dari PMJ News, pada Selasa (3/1/2023).

Keluarga sendiri sempat menolak ide penggalanan dana tersebut. Namun ternyata, biaya rumah sakit dalam 2 hari sudah sangat besar mencapai 1 Miliuar Rupiah.

“Penggalangan dana itu tadinya untuk memberi tahukan ke teman-teman orang yang punya hati baik, yang punya rezeki lebih dan mau penggalangan dana ya silahkan,” jelasnya.

Ia juga menerangkan, Indra Bekti terpaksa dibawa ke RS Abdi Waluyo, karena itu rumah sakit terdekat dari tempatnya siaran ketika pingsan. Bahkan, sampai sekarang pun Indra Bekti masih menjalani perawatan di ruang ICU karena pecah pembuluh darah dan operasi otak. Biaya perawatannya tidak bisa dicover asuransi, karena Indra Bekti baru ikut asuransi 6 bulan lalu, sedangkan biaya bisa dicover jika sudah terdaftar sampai 1 tahun untuk kategori penyakit kritis.

“Kak Bekti baru join asuransi sekitar 6-7 bulan dan penyakit ini tergolong kritis. Penyakit kritis ini ada masa tunggunya 1 tahun, baru dia dicover asuransi dan kak Bekti baru beberapa bulan gabung,” jelas Komo.

Selain itu, keluarga juga tidak bisa memindahkan ke rumah sakit BPJS atau rumah sakit lain dengan biaya murah karena mempertimbangkan kondisinya. Komo Ricky mengatakan memindahkan pasien yang baru saja operaasi otak jauh lebih sulit dan banyak perhitungan dibandingkan pasien lainnya. (*)

Sumber: PMJ News

Komentari
Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Sekda Kotamobagu Terima Kunker Pansus DPRD Sulut 

26 Januari 2023 - 19:47 WITA

Pemkab Boltim Dampingi Puluhan Anak Penerima Bansos Yapi

26 Januari 2023 - 15:41 WITA

PDI Perjuangan Kotamobagu Siapkan Figur Muda di Pileg 2024

26 Januari 2023 - 11:33 WITA

Rakornis Perdana TP PKK Kabupaten Asahan di Buka Bupati

25 Januari 2023 - 23:17 WITA

Presiden Jokowi Tegaskan Undang-Undang Batasi Masa Jabatan Kepala Desa 6 Tahun

25 Januari 2023 - 12:14 WITA

Musrenbang Tuntas, Infrastruktur Dominasi Usulan 12 Desa di Kecamatan Dumoga Barat

25 Januari 2023 - 12:02 WITA

Trending di Berita Bolmong