Menu

Mode Gelap

Berita Hukum

Kalau Tak Bersalah, Kenapa Asoi Hindari Wartawan?


7 Des 2016 15:05 WITA


 Asoi bersama pengacara dan keluarga menghindari wartawan, langsung pulang. Perbesar

Asoi bersama pengacara dan keluarga menghindari wartawan, langsung pulang.

 

Asoi bersama pengacara dan keluarga menghindari wartawan, langsung pulang.
Asoi bersama pengacara dan keluarga menghindari wartawan, langsung pulang.

KOTAMOBAGU– Usai menjalani pemeriksaan penyidik Unit I PPA Polres Bolmong sekira pukul 20.10 wita tadi, MM alias Asoi, terduga cabul anak di bawah umur langsung berlari menghindari wartawan. Bersama pengacara dan keluarga yang menunggu sejak siang, Asoi langsung lari menuju mobil dan meninggalkan kantor Polres Bolmong.

Padahal sejumlah wartawan yang menunggu sejak siang, membutuhkan klarifikasi atau konfirmasi atas semua pemberitaan menyangkut kasus asusila yang kini ditangani polisi tersebut. Hal ini menimbulkan pertanyaan banyak pihak termasuk sejumlah keluarga korban.

“Kalau dia tidak bersalah, kenapa dia lari dari wartawan? Kenapa dia tidak mau mengklarifikasi semua pemberitaan yang menyudutkannya. Atau melalui pengacara saja memberi klarifikasi. Aneh kan?,” ujar sejumlah keluarga korban saat menghubungi Kronik Totabuan. (rez)

Komentari
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Gelapkan Rp573 Juta Dana Bimtek Sangadi, Oknum ASN Dinas PMD Kotamobagu Ditangkap di Palu

8 Juli 2024 - 11:57 WITA

Waduh! Komplotan Debt Collector NSS Tarik Paksa Motor Warga Kotobangon

14 Juni 2024 - 07:12 WITA

Edarkan 50 Paket Narkoba Jenis Sabu, EA Ditangkap Satres Narkoba Polres Muba

31 Mei 2024 - 19:04 WITA

Tak Hanya Disawer! Ternyata Biduan Nayunda Juga Dititipkan Jadi Tenaga Honorer ole Eks Mentan Syahrul Yasin Limpo

24 Mei 2024 - 09:17 WITA

Edarkan Obat Keras Jenis Tryhex, FT Diamankan Tim Reserse Narkoba Polresta Manado

24 Mei 2024 - 09:06 WITA

Pelaku Penganiayaan di Kelurahan Karondoran Berhasil Diamankan Tim Polres Bitung

12 Mei 2024 - 15:32 WITA

Trending di Berita Hukum