Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Daerah · 2 Feb 2024 19:48 WITA ·

Kapolsek Keluang Lakukan Pendekatan Persuasif, Warga Bongkar Sendiri Tempat Penyulingan Minyak


Kapolsek Keluang Lakukan Pendekatan Persuasif, Warga Bongkar Sendiri Tempat Penyulingan Minyak Perbesar

MUSI BANYUASIN, Kroniktotabuan.com – Berkat pendekatan persuasif yang dilakukan Kapolsek Keluang,  AKP Hendra Sutisna yang belum genap satu bulan menjabat, satu orang warga atas nama Imron, yang merupakan salah satu pemilik masakan/penyulingan minyak ilegal (ilegal refinery) di Keluang, bersedia melakukan pembongkaran secara mandiri tempat penyulingan minyak ilegal miliknya.

Diketahui bahwa Kapolda Sumsel Irjen Pol A. Rachmad Wibowo menegaskan agar tidak ada lagi kegiatan ilegal refinery, dikarenakan dampaknya selain membahayakan keselamatan, melanggar undang-undang, juga merusak lingkungan dan merugikan negara.

Menyikapi hal ini, sebelum upaya penegakan hukum Kapolsek Keluang melakukan langkah-langkah persuasif dan himbauan kepada masyarakat pemilik tempat penyulingan ilegal untuk menghentikan kegiatannya.

Kapolsek Keluang, AKP Hendra Sutisna saat dikonfirmasi Jumat (02/02/2024) membenarkan adanya warga Keluang yang bersedia membongkar tempat masakan minyak atau penyulingan minyak ilegal miliknya.

“Kami berterimakasih kepada warga yang telah mau merespon himbauan yang telah kami sampaikan, yang dengan kesadarannya sendiri mau membongkar tempat masakan minyak miliknya tanpa paksaan.”

“Harapan kami hal ini dapat diikuti oleh warga lain yang masih melakukan kegiatan ilegal refinery, karena kegiatan tersebut selain melanggar undang-undang, juga membahayakan jiwa manusia, merusak lingkungan dan merugikan negara,” jelasnya.

Hendra menambahkan selama dua minggu ia menjabat Kapolsek Keluang, sudah dua tempat masakan minyak ilegal yang dibongkar secara mandiri.

”Sisanya memang masih banyak, namun demikian kami selalu melakukan pendekatan secara persuasif, dari hati ke hati dan berharap muncul kesadaran dari masyarakat itu sendiri. Apapun namanya masyarakat ini adalah masyarakat kita sendiri.”

”Dalam proses kegiatan kami selalu melibatkan unsur terkait seperti pemerintahan desa maupun kecamatan dan juga TNI dalam hal ini Babinsa,” pungkasnya. (Fitriana)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bolsel Raih WTP ke-12 Berturut-turut, Bupati Iskandar Hadiri Penyerahan LHP LKPD 2025

29 Mei 2026 - 20:26 WITA

Warga Upai Keluhkan Krisis Air Bersih, Pertanyakan Kinerja Dinas PUPR

26 Mei 2026 - 13:44 WITA

Tabligh Akbar Satu Dekade PISB Bolsel, UAS: Layak Dicontoh Daerah Lain di Indonesia

24 Mei 2026 - 11:26 WITA

Iskandar dan Deddy Hadiri Musancab PDI Perjuangan se-BMR, Tegaskan Soliditas Partai Menuju 2029

18 Mei 2026 - 18:58 WITA

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Trending di Advertorial