.

Berita Nasional

Mengerikan Mutasi Jenis Baru Covid-19, Pemerintah Larang WNA Inggris Masuk Indonesia

Mengerikan Mutasi Jenis Baru Covid-19, Pemerintah Larang WNA Inggris Masuk Indonesia
Virus Corona. (ilustrasi google)

JAKARTA– Mutasi virus corona baru dengan nama ilmiah strain baru Covid-19 adalah VUI 202012/01 ditemukan di Inggris. Berbagai negara menutup akses penerbangan dari dan ke Inggris.

Indonesia juga sudah melarang WNA Inggris masuk. Baik secara langsung maupun transit di negara lain terlebih dulu.

Dikecualikan untuk WNA dan WNI dari wilayah Eropa dan Australia serta WNI dari Inggris tetap bisa masuk ke wilayah Indonesia.

Tetapi, kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, mereka harus menunjukkan hasil negatif tes menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) atau tes swab di negara asal yang berlaku maksimal 2 x 24 jam sebelum jam keberangkatan.

Baca Juga: LKP JiLTS Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

“Telah ditemukan SARS-CoV-2 varian baru di Inggris yaitu SARS-CoV-2 VUI 202012/01 dan terjadinya peningkatan persebaran di Eropa dan Australia, sehingga diperlukan ketentuan tambahan memproteksi masyarakat Indonesia dari penularan dari luar negeri,” kat Wiku dalam keterangan tertulis dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (23/12/2020).

Kebijakan itu, kata Wiku, telah termaktub dalam addendum Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Virus Covid-19.

Baca Juga; Cerita Ninggry, Guru yang Ketat Terapkan Prokes

“Kami ingin melakukan antisipasi lebih baik di pintu kedatangan luar negeri, termasuk menyediakan fasilitas tes PCR dan tempat isolasi mandiri,” kata dia.

Selain mengatur ketentuan perjalanan luar negeri khususnya Inggris, surat edaran itu juga mencantumkan kewajiban untuk menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 3 M yakni memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

Khusus untuk WNA dan WNI dari wilayah Eropa dan Australia serta WNI dari Inggris yang hasil pemeriksaan PCR-nya negatif Covid-19 diwajibkan melakukan karantina selama lima hari terhitung sejak tanggal kedatangan di tempat akomodasi karantina khusus yang telah disediakan oleh pemerintah.

Baca Juga: Kisah Penjual Lauk Pauk yang Bertahan di Tengah Pandemi Meski Tak Dapat Bantuan

Wiku menyebut, pemerintah dalam hal ini telah menyediakan 17 hotel dengan kapasitas 3.570 kamar sebagai tempat isolasi mandiri. Kemudian setelah melakukan karantina selama lima hari sejak tanggal kedatangan, dilakukan tes ulang PCR. Apabila hasilnya negatif maka pelaku perjalanan WNA non-Inggris itu diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanannya di Indonesia.

Negara seperti Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Belgia, Austria, Swedia, Swiss, Estonia, Latvia, Lithuania, Bulgaria, Rumania, Turki, Iran, Israel, Kuwait, El Salvador, serta Arab Saudi, sudah menutup penerbangan dari dank e Inggris akibat adanya mutasi virus corona ini. (*)

 

Sumber: CNNIndonesia.com

To Top